
Deltras berhasil mengalahkan persema malang dalam lanjutan liga super denga skor 2-1.
deltras lebih dahulu mencetak gol melalui danilo fernando dengan tendangan jarak jauh.
Gelombang serangan tuan rumah Deltras terus bergulir sejak menit awal babak pertama. Beberapa peluang lahir dari trio Brazil, Danilo Fernando, Christiano Lopes dan Marcio Souza. Namun rapatnya pertahanan Persema membuat segala peluang The Lobster gagal.
Deltras mendapat kans dari tendangan bebas pada menit kesembilan. Hanya saja eksekusi Marcio mampu ditangkap kiper Sukasto Efendi. Pertahanan anak asuh Timo Scheunemann praktis menjadi bulan-bulanan Deltras selama 10 menit awal babak pertama.
Menit ke-15, giliran Persema mendapat peluang melalui bola mati. Sayang eksekusi tendangan bebas Robbie Gaspar tipis di atas mistar gawang Yanuar Fernanda. Tendangan bebas lagi-lagi menjadi ajang Marcio memperbolehkan kemampuannya. Sayang bola melambung tinggi pada eksekusi keduanya menit ke-20.
Masuk 25 menit babak pertama, Deltras mulai kehilangan dominasinya. Perlahan anak-anak Laskar Ken Arok keluar dari kurungan anak buah Mustaqim. Namun keberuntungan masih berpihak ke Deltras. Mereka membuka skor pada menit ke-29 melalui tendangan jarak jauh Danilo Fernando.
Babak pertama memasuki menit ke-35, kubu Persema melakukan protes ke wasit cadangan. Hal ini dikarenakan sikap asisten wasit yang tidak mengangkat bendera padahal pemain Deltras, Anang Ma'ruf sudah terjebak offside. Dengan leluasa Anang menyodorkan bola ke Danilo. Beruntung bola bisa digagalkan kiper Sukasto.
Meski terus melakukan serangan balik, gol yang dinanti anak-anak Persema tak kunjung lahir. Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga turun minum.
Pertandingan babak kedua dibuka dengan tendangan jarak jauh Marcio Souza dari sisi kiri pertahanan Persema. Tapi bola bisa diamankan kiper Sukasto. Selang beberapa saat, giliran pemain Laskar Ken Arok, reza Mustofa yang menebar ancaman. Namun bola headingannya masih bisa ditangkap kiper Yanuar Fernanda.
Beda dengan babak pertama, permainan The Lobster justru melempem di 20 menit babak kedua. Nampaknya mereka cukup puas dengan kemenangan satu gol. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak untuk mengambil kendali permainan.
Hasilnya, berkali-kali peluang berhasil didapat, baik melalui Reza, Irfan Bachdim atau Robbie Gaspar. Tapi, penyelesaian akhir menjadi kendala utama sebab tak satupun kans yang diperoleh berujung gol. Pada menit ke-72, Deltras kembali melakukan manuver. Sayang eksekusi jarak jauh Anang Ma'ruf masih bisa ditepis kiper Sukasto.
Selang satu menit, atau tepatnya menit ke-73, Persema melakukan gebrakan melalui serangan balik. Hasilnya mereka berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari pergerakan Irfan Bachdim, tanpa kawalan pemain naturalisasi ini mudah saja menjoyakkan jala Yanuar Fernanda. Skor pun berubah 1-1.
Kedudukan imbang ternyata tak berlangsung lama. Pertandingan memasuki menit ke-81, Deltras mendapat hadiah penalti setelah Feri Aman Saragih dilanggar Irfan Bachdim. Penanti yang dieksekusi Chriatiano Lopes melaju mulus menerobos jala Sukasto Efendi.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-84. Terjadi keributan antar pemain yang diawali dari perseteruan Lopes dan Semme Patrick. Beruntung insiden ini dapat diatasi oleh wasit sehingga pertandingan dapat berlanjut.
Jelang babak kedua usai, pertandingan semakin memanas. Deltras semakin gencar melakukan serangan ke pertahanan Persema. skor 2-1 pun tetap bertahan. Ketika pertandingan usai, pemain langsung mengerubuti wasit M Syafei. Mereka tidak terima dengan keputusan wasit yang meniup pluit panjang kala timnya sedang mendapat peluang emas. Beruntung aksi ini tidak berbuntut panjang karena aparat keamanan berhasil mengamankan keadaan.
deltras lebih dahulu mencetak gol melalui danilo fernando dengan tendangan jarak jauh.
Gelombang serangan tuan rumah Deltras terus bergulir sejak menit awal babak pertama. Beberapa peluang lahir dari trio Brazil, Danilo Fernando, Christiano Lopes dan Marcio Souza. Namun rapatnya pertahanan Persema membuat segala peluang The Lobster gagal.
Deltras mendapat kans dari tendangan bebas pada menit kesembilan. Hanya saja eksekusi Marcio mampu ditangkap kiper Sukasto Efendi. Pertahanan anak asuh Timo Scheunemann praktis menjadi bulan-bulanan Deltras selama 10 menit awal babak pertama.
Menit ke-15, giliran Persema mendapat peluang melalui bola mati. Sayang eksekusi tendangan bebas Robbie Gaspar tipis di atas mistar gawang Yanuar Fernanda. Tendangan bebas lagi-lagi menjadi ajang Marcio memperbolehkan kemampuannya. Sayang bola melambung tinggi pada eksekusi keduanya menit ke-20.
Masuk 25 menit babak pertama, Deltras mulai kehilangan dominasinya. Perlahan anak-anak Laskar Ken Arok keluar dari kurungan anak buah Mustaqim. Namun keberuntungan masih berpihak ke Deltras. Mereka membuka skor pada menit ke-29 melalui tendangan jarak jauh Danilo Fernando.
Babak pertama memasuki menit ke-35, kubu Persema melakukan protes ke wasit cadangan. Hal ini dikarenakan sikap asisten wasit yang tidak mengangkat bendera padahal pemain Deltras, Anang Ma'ruf sudah terjebak offside. Dengan leluasa Anang menyodorkan bola ke Danilo. Beruntung bola bisa digagalkan kiper Sukasto.
Meski terus melakukan serangan balik, gol yang dinanti anak-anak Persema tak kunjung lahir. Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga turun minum.
Pertandingan babak kedua dibuka dengan tendangan jarak jauh Marcio Souza dari sisi kiri pertahanan Persema. Tapi bola bisa diamankan kiper Sukasto. Selang beberapa saat, giliran pemain Laskar Ken Arok, reza Mustofa yang menebar ancaman. Namun bola headingannya masih bisa ditangkap kiper Yanuar Fernanda.
Beda dengan babak pertama, permainan The Lobster justru melempem di 20 menit babak kedua. Nampaknya mereka cukup puas dengan kemenangan satu gol. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak untuk mengambil kendali permainan.
Hasilnya, berkali-kali peluang berhasil didapat, baik melalui Reza, Irfan Bachdim atau Robbie Gaspar. Tapi, penyelesaian akhir menjadi kendala utama sebab tak satupun kans yang diperoleh berujung gol. Pada menit ke-72, Deltras kembali melakukan manuver. Sayang eksekusi jarak jauh Anang Ma'ruf masih bisa ditepis kiper Sukasto.
Selang satu menit, atau tepatnya menit ke-73, Persema melakukan gebrakan melalui serangan balik. Hasilnya mereka berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari pergerakan Irfan Bachdim, tanpa kawalan pemain naturalisasi ini mudah saja menjoyakkan jala Yanuar Fernanda. Skor pun berubah 1-1.
Kedudukan imbang ternyata tak berlangsung lama. Pertandingan memasuki menit ke-81, Deltras mendapat hadiah penalti setelah Feri Aman Saragih dilanggar Irfan Bachdim. Penanti yang dieksekusi Chriatiano Lopes melaju mulus menerobos jala Sukasto Efendi.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-84. Terjadi keributan antar pemain yang diawali dari perseteruan Lopes dan Semme Patrick. Beruntung insiden ini dapat diatasi oleh wasit sehingga pertandingan dapat berlanjut.
Jelang babak kedua usai, pertandingan semakin memanas. Deltras semakin gencar melakukan serangan ke pertahanan Persema. skor 2-1 pun tetap bertahan. Ketika pertandingan usai, pemain langsung mengerubuti wasit M Syafei. Mereka tidak terima dengan keputusan wasit yang meniup pluit panjang kala timnya sedang mendapat peluang emas. Beruntung aksi ini tidak berbuntut panjang karena aparat keamanan berhasil mengamankan keadaan.
