
AKIBAT urusan administrasi berlarut-larut, gelandang asal Togo, Ali Khaddafi, akhirnya batal direkrut PSM. Manajemen menyesal tidak bisa mendatangkan Ali ke Makassar, karena klub lamanya, Bontang FC (BFC), tidak memberinya surat keluar.
Media Officer PSM, Nurmal Idrus, Senin, 6 September, menyatakan bahwa BFC terus mempersoalkan kepindahan Ali. Makanya PSM dengan berbesar hati melepasnya, meski dia telah menjalani Training Centre (TC) bersama PSM. Bahkan telah teken pra-kontrak dan tes kesahatan.
Ali memang tetap disertakan dalam rombongan PSM ke Makassar. Namun dia hanya akan berpamitan, karena 8 September dia akan bergabung dengan BFC.
"Kita melepas dia selain karena adiministrasi. Kondisi kesehatannya juga belum pulih. Dia cedera engkel dan tim pelatih PSM menolaknya," jelas Nurmal.
Soal konsekuensi karena dia telah teken kontrak, manajemen PSM tidak ragu. Itu karena dalam perjanjian kontrak yang diteken Ali dan agennya, Onana Jules Denis menyebutkan, jika dikemudian Ali diketahui cedera, maka pra-kontrak bisa dibatalkan.
Ali menjalani tes kesehatan di Klinik Bromo Malang. Tim dokter merekomendasikan, pemain ini harus istirahat panjang. Nah, selama Ali menjalani TC, dia pun tak pernah diturunkan memperkuat PSM. "Kita tak mau ambil risiko. Persiapan sudah makin mepet. Kita akan segera mendatangkan pemain baru," jelas Nurmal. (aci)
