
Sepak bola identik dengan kekuatan fisik. Oleh karena itu, tak heran jika banyak pemain yang karirnya meredup saat memasuki usia diatas 30 tahun. Sebut saja beberapa pemain top dunia, macam, Andriy Shevchenko, Christian Vieri, dan Gabriel Batistuta yang karirnya melaui tengelam setelah menginjak kepala tiga.
Namun, tidak dengan bomber Sriwijaya FC Keith “Kayamba” Gumbs. Meski telah berusia 38 tahun, permainan pemain asal ST Kitts and Nevis ini, tetap konsiten. Oleh karena itu pula pelatih Ivan Kolev tetap mempertahankan pemilik jersey 17 tersebut. ”Fisik Kayamba oke. Meski sudah berumur dia (Kayamba, red) tetap memiliki fisik yang prima,” ujar Kolev semalam, (15/9).
“Bayangkan sudah sebulan dia tidak mengikuti latihan, namun fisiknya tetap saja tidak menurun. Kami lihat sepertinya dia benar-benar pandai menjaga kebugaran tubuh,” lanjut pelatih asal Bulgaria tersebut.
Kolev bukan lah satu-satunya pelatih yang memuji stamina kapten Sriwijaya tersebut. Pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan juga pernah bilang meski sudah berumur Kayamba tetap memiliki kualitas fisik terbaik. Bila dibandingkan dengan pemain tim berjuluk Laskar Wong Kito lain pada musim 2009/2010. Lebih hebatnya lagi Kayamba berhasil menyabet gelar pemain terbaik pada Piala Indonesia (PI) 2010 lalu.
Sementara itu, Kayamba sendiri mengaku siap mengarungi musim kompetisi 2010/2011. Menurut dia satu bulan berlibur di Australia sejak 7 Agustus hingga 7 September lalu sudah bisa membuat jauh lebih fresh. ”Tak ada masalah dengan kebugaran fisik, saya siap turun di ajang Community Shield (CS) melawan Arema (25/9) nanti,” timpal Kayamba.
Ditambahkan suami Laurencia ini, fisik tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itulah, meskipun sedang berlibur, Kayamba mengaku tetap menjaga kondisi fisik dengan melakukan latihan ringan. Mulai dari jogging setiap hari hingga sesekali melakukan fitness ditempat kebugaran.
“Kalau tidak ada fisik pasti tidak bisa bermain bola. Selain itu sepak bola juga butuh otak untuk berfikir. Dengan begitu kita bisa bermain dengan kerjasama yang baik dan tidak emosional,” tukas dia. (mg42)
