
Persiapan Persik Kediri untuk menyongsong kompetisi Divisi Utama 2010-2011 bisa tersendat. Salah seorang pemain asingnya, Mekan Nasirov, terancam terlambat bergabung bersama rekan-rekannya dalam latihan setelah Lebaran. Sebab, pemain yang beroperasi sebagai gelandang tersebut pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri alias Lebaran di negaranya, Turkmenistan.
"Nasirov sudah pulang. Sebelum kompetisi dimulai, dia akan di negaranya untuk merayakan Lebaran," kata Humas Persik Nur Muhyar.
Selain untuk merayakan Idul Fitri, Nasirov yang juga seorang muslim pulang untuk keperluan lain. Yakni, mengantarkan keluarganya kembali ke tanah kelahiran. "Beberapa bulan ini Nasirov ditemani anak-istrinya. Sekarang dia mengantarkan mereka pulang dulu," kata Nur Muhyar.
Sebenarnya, pemain yang mengenakan nomor punggung 82 tersebut sudah terlambat untuk pulang kampung. Sebab, istri dan tiga anaknya sudah overstay alias punya kelebihan tinggal dari surat izin yang ada.
Itu terjadi karena molornya ajang Piala Indonesia lalu. Pemain yang beroperasi pada posisi bek sayap tersebut pun tak bisa kunjung pulang. Akibatnya, keluarganya terlambat pulang. "Ya terpaksa kena denda di imigrasi karena overstay," lanjut dia.
Setelah merayakan Lebaran di kampung halaman, Nasirov jelas akan kembali ke Kediri. Sebab, dia sudah terikat kontrak dengan Macan Putih, julukan Persik, untuk musim depan. Dia bersama dengan O.K. John menjadi pemain asing yang sudah memastikan diri bakal membela Macan Putih lagi.
Namun demikian, pemain tiga anak itu sangat mungkin tidak akan cepat kembali. Dia mulai bisa berlatih dengan pemain lain pada 15 September mendatang. Kabarnya, dia baru tiba di Kediri pada pekan ketiga September.
"Perkiraan sekitar tanggal 20-an. Kendala transportasi yang agak sulit," jelasnya. (jie/jpnn/c10/diq)
