
Meski kalah 2-3 dari PSM Makassar dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, sore kemarin, namun penampilan pemain-pemain Metro FC cukup menjanjikan. Tim yang dipersiapkan menghadapi kompetisi Divisi Utama itu mampu merepotkan permainan PSM yang kini diarsiteki mantan pelatih Arema Robert Alberts.
Bahkan PSM yang diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Andi Oddang, Supriyono, Jayusman, serta mantan pemain Sriwijaya FC Ricard Obiora tertinggal terlebih dahulu 0-2 dipertandingan yang berlasung dalam waktu 3 X 35 menit itu.
Dua gol Metro FC, masing-masing dicetak Luiz ‘Eduardo’ di Silva di menit 24 dan Sudarsono di menit 36. Sementara PSM Makassar, unggul melalui Marwan Saidah memasuki menit 47, M Fadli di menit 90 dan Jacley Pasarela di penghujung menit 97.
Di babak pertama, kedua tim sebenarnya bermain cukup seimbang. Hanya saja, peluang untuk menciptakan gol lebih dahulu dimiliki PSM setelah pemain belakang Metro FC melakukan pelanggaran di dekat kotak pinalti. Bola mati yang dieksekusi Andi Oddang, melambung tinggi di atas penjagawa gawang Metro FC, Rohanda Mardiansyah.
Metro FC baru bisa membuka peluang di menit 9, saat eks Persema-Malang, Harmoko mendapat umpan terobosan dari sector tengah. Namun sayangnya, tendangan kaki kirinya melambung di atas gawang PSM yang dijaga Herman Batak.
Berselang 5 menit kemudian, Metro FC memiliki peluang untuk mencetak gol melalui Sudarsono. Bola deras mampu diantisipasi dengan baik mantan penjaga gawang Persik kediri itu.
Baru memasuki menit 24, Metro FC berhasil memecahkan kebuntuan melalui tundukan striker asingnya Eduardo. Pemain asal Brazil memanfaatkan umpan Harmoko dari sektor kiri. Tertinggal 0-1, PSM kemudian lebih meningkatkan serangan. Hasilnya memasuki menit 28, Andi Oddang yang menerima umpan terobosan di kiri gawang Rohanda, mampu memanfaatkan dengan baik untuk merobek gawang Metro FC. Hanya saja, gol itu dianulir wasit karena dinilai posisinya telah offside. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0 keunggulan Metro FC.
Memasuki babak kedua, pergantian pemain dilakukan di kubu Metro FC. Ferdiansyah Adhi Nugroho, ditarik keluar untuk digantikan Waskito Sujarwoko. Hasilnya, baru 1 menit babak kedua berjalan, giliran Sudarsono yang berhasil menjebol gawang Herman dan merubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol ini tercipta, setelah Herman kalah duel dalam bola atas dengan Eduardo. Bola umpan lambung yang diberikan ‘Fendik’ Abdurrahman Efendi ke arah Eduardo, tidak mampu dikuasi oleh kiper PSM. Bola lepas dari tangkapan itu pun, selanjutnya dimaksimalkan Sudarsono untuk memperbesar keunggulan di menit 36.
Tertinggal 0-2, PSM mencoba bangkit dan tak ingin dipermalukan oleh tim Divisi Utama dengan terus melancarkan serangan. Memasuki menit 39 Andi Oddang kembali memiliki peluang untuk membobol gawang Rohanda. Hanya saja, lagi-lagi tendangannya melenceng ke kiri gawang. Memasuki menit 40, PSM pun kemudian menarik keluar penjaga gawang Herman digantikan Denny Marcel.
Sementara itu pelatih Jonathan mulai menarik pemainnya dan memasukan pemain pelapis. Seperti Fendik yang di posisi tengah, ditarik keluar dan digantikan Yosep Leonardo. Begitu juga Eduardo yang sempat memegangi pundak kanannya, pun diganti oleh Beni Kristian.
Di akhir babak kedua, pertandingan lebih banyak dikuasi pemain-pemain PSM. Gempuran demi gempuran terus dilakukan tim asal Sulawesi Selatan itu. Hasilnya, Marwah Saideh mampu memperkecil ketertinggalan di menit 37. Gol yang diciptakan pemain asing asal Syria itu, merupakan gol pertamanya untuk PSM Makassar.
Metro FC sendiri dipenghujung babak kedua, sebenarnya juga cukup banyak memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan. Hanya saja, beberapa peluang gagal dimanfaatkan dengan baik. Seperti di menit 75, saat Beni Kristian mencoba tendangan jarak jauhnya dari luar kotak finalti. Penempatan bola yang sebenarnya sudah berada di sudut sempit kiri gawang Denny Marchel. Namun, mampu di tepis keluar lapangan.
Memasuki babak kedua hampir selesai, giliran pergantian besar-besaran dilakukan pelatih Jonathan. Dua pemain yang menempati posisi gelandang dan stopper dilakukan pergantian sekaligus. Djunaedin digantikan Richie Pranita Hari dan Hendry ‘Njobi’ Elad digantikan Virjan Zaelani. Kedudukan hingga akhir babak kedua selesai tetap 2-1 untuk Metro FC.
Memasuki babak ketiga, pertandingan lebih banyak dikuasai pemain-pemain lawan. PSM baru berhasil menyamakan skor menjadi 2-2, setelah memasuki menit ke 90 oleh M Fadli. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Metro FC, Fadli dengan mudah mampu menceploskan si kulit bundar ke gawang Surahman yang mengantikan Rohanda.
Berikutnya giliran pemain, Jacley Pasarela, yang kembali memaksa Surahman di menit 97, untuk memungut bola dari dalam gawangnya. Hingga pertandingan selesai, kedudukan 2-3 untuk kemenangan PSM Makassar.(sit/jon)
