
Persipura Jayapura merilis jerseyterbaru mereka untuk berlaga pada musim 2010/2011. Klub berjuluk Mutiara Hitam itujuga mendapat suntikan baru dari produk apparel Specs.
Launching kostum baru Persipura ini dilaksanakan kemarin. Mereka tetap mengenakan jersey yang menonjolkan warna merah dan hitam untuk pertandingan home. Namun, warna kostum away Persipura yang berwarna putih memiliki motif Asmat. Mengenai pemilihan corak baru itu, semua terkait penonjolan budaya klub ini berasal. ’’Kami bangga dan ingin mempromosikan budaya Papua.
Apalagi, ada peluang kami bermain di LCA (Liga Champions Asia).Sebenarnya sudah banyak klub yang menyertakan motif tertentu dalam kostumnya.Tapi, motif Asmat hanya terdapat dalam jersey tandang kami,” kata Manajer Persipura Rudy Maswi. Selain Persipura dengan motif Asmat, Sriwijaya FC (SFC) juga mendapat motif songket pada kostumnya.
Hal sama juga diberikan kepada dua klub lain yang musim ini di-endorse Specs,yaitu Bontang FC (BFC) dan Semen Padang. Untuk Persipura, direncanakan menerima 35 jenis produk dari Specs dengan nilai total Rp 4 miliar. Rudy menambahkan, masuknya apparel lokal mengisyaratkan Persipura lebih mengedepankan produk-produk dalam negeri. ”Persipura senang karena bisa memakai produk Specs lagi.Kami berharap Persipura bisa mengulang sukses seperti musim 2006.
Kala itu pasukan Mutiara Hitam jadi juara.Masuknya sponsor juga sangat membantu pendanaan klub,”lanjutnya. Mutiara Hitam saat ini belum memiliki jaminan finansial untuk bermain di Indonesia Super League (ISL). Selain Specs, mereka masih berharap kepada subsidi Bosowa dan Bank Papua. Rudy menambahkan, klubnya saat ini belum menghitung kebutuhan anggaran untuk satu musim.
”Kami belum tahu total dana yang dibutuhkan. Mungkin sama seperti musim lalu.Manajemen juga belum tahu APBD yang akan dicairkan,” ungkap Rudy. Dari Specs, Manajer Promosi Selva mengatakan, Persipura tidak bisa meninggalkan jersey bercorak khas saat home. Susunan warna merah hitam diklaim menyatu dengan bahan jersey. ”Warna yang ada tidak disablon, tapi menjadi satu dengan material. Ini akan membuat pemain nyaman,”tandas Selva. (wahyu argia)
