
Boaz Solossa dan Ian Kabes sudah dicoret dari pemusatan latihan (training center/TC) timnas Indonesia. Tapi, itu bukan berarti keduanya bisa tenang. Dua pemain tersebut bisa dikenai sanksi. Itu terjadi jika dua penggawa Persipura Jayapura tersebut terbukti mangkir dari panggilan TC.
"Siapa pun pemainnya, mangkir dari panggilan timnas merupakan tindakan bodoh. PSSI tentu akan memberikan sanksi kepada pemain yang tidak datang. Tapi, kami akan lihat dulu alasannya," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes ketika ditemui di kantornya, Senayan, Jakarta, kemarin (19/8).
Dia menyatakan, sampai saat ini PSSI belum menerima laporan dari Badan Tim Nasional (BTN) soal ketidakhadiran Boaz dan Kabes. "Kami hanya tahu mereka (Boaz dan Kabes, Red) tidak datang karena masalah komunikasi. Kami sendiri juga belum bisa menghubungi. Begitu juga Pengda PSSI Papua," sambung Nugraha.
Menurut dia, PSSI sudah mencoba menghubungi PSSI Papua untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. PSSI Papua juga menyatakan tidak mengetahui keberadaan dua pemain itu. Apakah pulang kampung atau mengunjungi keluarga yang lain. Artinya, mereka juga tidak bisa melakukan komunikasi dengan Boaz dan Kabes.
Sementara itu, latihan timnas Indonesia kemarin sore memakan korban. Gelandang Firman Utina mengalami cedera engkel kanan setelah salah posisi saat melakukan tembakan dalam latihan game. Pemain yang baru menandatangani kontrak dengan Sriwijaya FC Palembang tersebut tidak bisa melanjutkan latihan.
Selain Firman, gelandang asal Persipura Immanuel Wanggai sampai kemarin juga masih berlatih terpisah, ditemani fisioterapis Mathias Ibo. Wanggai mengalami cedera engkel kaki kiri saat berlaga di Piala Indonesia. "Untuk Wanggai, mungkin satu minggu lagi dia bisa berlatih dengan normal. Sedangkan Firman nanti malam (tadi malam, Red) akan kami periksa lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cederanya," jelas Mathias. (ali/c9/diq)
"Siapa pun pemainnya, mangkir dari panggilan timnas merupakan tindakan bodoh. PSSI tentu akan memberikan sanksi kepada pemain yang tidak datang. Tapi, kami akan lihat dulu alasannya," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes ketika ditemui di kantornya, Senayan, Jakarta, kemarin (19/8).
Dia menyatakan, sampai saat ini PSSI belum menerima laporan dari Badan Tim Nasional (BTN) soal ketidakhadiran Boaz dan Kabes. "Kami hanya tahu mereka (Boaz dan Kabes, Red) tidak datang karena masalah komunikasi. Kami sendiri juga belum bisa menghubungi. Begitu juga Pengda PSSI Papua," sambung Nugraha.
Menurut dia, PSSI sudah mencoba menghubungi PSSI Papua untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. PSSI Papua juga menyatakan tidak mengetahui keberadaan dua pemain itu. Apakah pulang kampung atau mengunjungi keluarga yang lain. Artinya, mereka juga tidak bisa melakukan komunikasi dengan Boaz dan Kabes.
Sementara itu, latihan timnas Indonesia kemarin sore memakan korban. Gelandang Firman Utina mengalami cedera engkel kanan setelah salah posisi saat melakukan tembakan dalam latihan game. Pemain yang baru menandatangani kontrak dengan Sriwijaya FC Palembang tersebut tidak bisa melanjutkan latihan.
Selain Firman, gelandang asal Persipura Immanuel Wanggai sampai kemarin juga masih berlatih terpisah, ditemani fisioterapis Mathias Ibo. Wanggai mengalami cedera engkel kaki kiri saat berlaga di Piala Indonesia. "Untuk Wanggai, mungkin satu minggu lagi dia bisa berlatih dengan normal. Sedangkan Firman nanti malam (tadi malam, Red) akan kami periksa lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cederanya," jelas Mathias. (ali/c9/diq)
