Share |

Rahmad Darmawan Mengaku Diputus Kontrak


Pelatih Rahmad Darmawan mengaku pemutusan kontrak kerja bukan berasal dari dirinya, melainkan dari manajemen Sriwijaya Football Club PT Sriwijaya Optimis Mandiri.

"Saya tekankan, saya yang diputus kontrak bukan saya yang memutuskan kontrak," kata Rahmad di Palembang, Rabu.

Rahmad mengatakan hal tersebut menyusul diperkenalkannya pelatih baru Sriwijaya Football Club (SFC) Ivan Kolev oleh manajemen klub pada hari ini.

"Jika sudah terbuka seperti ini, saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain mengatakan yang sebenarnya bahwa saya musim depan tidak lagi bersama Sriwijaya FC," kata dia.

Dia mengungkapkan, keputusan mengenai berakhirnya kontrak kerja ini telah lama disampaikan oleh manajemen klub kepadanya sebelum akhirnya tercium oleh media massa dan media elektronik sepekan terakhir.

"Saya sudah dipanggil manajemen tanggal 7 Juli lalu untuk mengabarkan hasil keputusan manajemen, dan keesokan harinya saya sudah tahu bahwa Sriwijaya FC akan dilatih oleh Ivan Kolev. Jadi kedatangan Ivan ke Palembang bukan suatu yang mengejutkan buat saya," ucap mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Meskipun di musim depan tidak lagi menukangi "Laskar Wong Kito" namun Rahmad berjanji membawa skuadnya tetap tampil all out di Piala Indonesia. Sementara ini, SFC berhasil melenggang ke babak semi final dan dijadwalkan bertemu Persipura Jayapura di Sidoarjo, Jawa Timur, 27 Juli 2010.

"Saya dan pemain tetap akan profesional dan penuh motivasi untuk mempertahankan gelar Piala Indonesia. Ini telah menjadi komitmen bersama," ujar dia.

Terkait dengan nasibnya, mantan gelandang Persikota Tanggerang ini mengaku belum bisa memastikan klub yang dijadikan tempat berlabuh musim depan.

Merebak kabar bahwa Rahmad akan hijrah ke Persib Bandung dan Persela Lamongan, namun dia menanggapi ini dengan santai.

"Setelah lepas dari Sriwijaya FC artinya saya harus mencari klub lain. Persib dan Persela saya belum bisa memastikan," ucap dia.

Rahmad adalah pelatih SFC sejak musim kompetisi 2007-2008. Selama menjadi arsitek tim tercatat tiga gelar berhasil dipersembahkan yakni juara liga musim kompetisi 2007-2008, juara copa dua musim berturut-turut yakni 2007-2008 dan 2008-2009.
Share on Google Plus

About 12paz