Share |

Psm Bimbang Pilih Gelandang


Manajemen PSM mulai kebingungan memilih calon pemain di lini tengah. Pasalnya, tim teknik PSM merekomendasikan hanya akan memakai satu pemain asing di lini tengah. Kuota satu asing di barisan gelandang di alihkan ke barisan stopper.

Pengelola memang telah mengantongi dua calon; Ali Khaddafi (Republik Togo) dan Luis Alejandro Pena (Cile). Namun itulah rumitnya karena keduanya dinilai memiliki kemampuan yang sama. Harga juga sama. "Kami harus cemat memilih, keduanya menawarkan angka yang sama," kata Asisten Manajer Bidang Keuangan PSM, Suhardi Hamid.

Rapat terakhir pengelola di Hotel Clarion akhir pekan lalu, memutuskan tak akan memakai dua asing di lini tengah. Pertimbangannya, lini belakang akan rapuh jika hanya diisi skuad lokal. Makanya, dua nama yang telanjur masuk; Ali dan Pena, salah satunya harus dikorbankan.

"Kita memutuskan memburu satu stopper asing. Lini belakang masih rawan jika scenario seperti itu yang dipakai," terang Manajer PSM, Hendra Sirajuddin, kemarin.

Berapa angka yang diminta Luis Pena? Hendra tak mau menyebut angka pasti. Namun dia menyatakan, naik hampir 100 persen dari gaji sebelumnya. Saat bergabung di putaran kedua lalu, Pena digaji sekira Rp 30 juta per bulan.

Nah, mendengar kabar bakal dipertahankan, buru-buru dia meminta kenaikan gaji dan angkanya sudah di kantongi pengelola.
Selain itu pena juga ingin diberi fasilitas rumah dan kendaraan karena mau memboyong istri dan keluarga ke Makassar.

"Sekarang sisa pertimbangan teknik. Harga sudah sama, yang eksekusi tinggal pelatih dan manajer teknik," katanya. (aci)
Share on Google Plus

About 12paz