
PSIL Lumajang yang berjuluk Bledug Semeru berhasil menjungkalkan PSS Situbondo dengan skor 3-1 dalam pertandingan Putaran 2 Divisi III Jatim, di Stadion Semeru Lumajang, Kamis (01/07/2010). Dengan kemenangan ini PSIL Lumajang mengumpulkan 3 poin memuncaki klasemen.
Dalam pertandingan itu, kedua tim menampilkan permainan keras. Beruntung pada menit ke 32, PSIL Lumajang berhasil memasukan gol melalui titik putih oleh strikernya Rian Hidayat setelah pemain depan PSIL dilanggar di depan gawang PSS Situbondo.
Pada menit 45, terjadi benturan keras pemain belakang PSS dengan penjaga gawang saat pemain PSIL melakukan penyerangan. Karena wasit tidak bertindak cepat, official dan pemain PSS menyerang wasit Musa Amin asal Jember. Meskipun sempat ada aksi protes itu, wasit kemudian meniup peluit pajang tanda berakhirnya babak pertama.
Di babak kedua, kedua tim masih memperagakan permaian keras. Benturan antar pemain kedua tim tidak terelakan. Di menit 58, pemain PSIL melakukan penyerangan sporadis ke jantung pertahanan PSS. Saat striker PSIL Lumajang, Rony Wijaya berhasil melewati pemain belakang PSS, dijatuhkan penjaga Gawang di kotak terlarang.
Alhasil, wasit lagi-lagi menunjuk titik putih. Memanfaatkan peluang itu, dengan sempurna Kapten PSIL Lumajang, Roni Wijaya berhasil menceploskan bola ke gawang PSS Situbondo. Skor berubah mejadi 2-0.
Akibat kesalahan pemaian belakang pada menit ke 59, striker PSIL Lumajag Rian Putra berhasil mengecoh kiper PSSS Situbondo dan lahirlah gol ketiga untuk tim Bledug Semeru.
Akibat kekurangtenangan pemaian PSIL Lumajang mengantisipasi penyerangan PSS Situbondo, Siswanto berhasil mencetak gol dimenit 71 sehingga skor akhir 3-1 hingga pertandingan usai.
"Saya puas dengan permaian anak-anak yang berhasil menahan gempuran PSS Situbondo, apalagi tidak melayani permainan keras mereka," kata Manajer PSIL Lumajang, Lucas Budiono usai pertandingan.
Sementara pelatih PSS Situbondo, Abdul Karim mengaku menyanyangkan kepemimpinan wasit Musa Amin yang cenderung berat sebelah akibat kerap memberikan keuntungan pada PSIL Lumajang.
"Wasit sering membiarkan pemain mengembang permainan keras. Malah yang paling banyak dirugikan pemain saya," kata Abdul Karim.
Dalam putaran 2 Divisi III zona Jatim, PSIL Lumajang berada satu grup dengan PSS Siubondo, Gresik Putra dan Tripel S Kediri. Ke 4 tim ini merebutkan tiket untuk lolos dalam lanjutan Divisi III zona Jawa. [har/kun]
