
Kerangka Persema diharapkan segera terbentuk dengan modal awal 10 pemain yang dipertahankan oleh Laskar Ken Arok. Mereka pada hari Senin lusa akan melakukan negosiasi terkait nilai kontrak dengan pengurus Persema, bertempat di asrama Jalan Mojopahit.
Demikian diungkapkan anggota Tim Empat Persema, Asmuri kemarin. Mantan anggota DPRD Kota Malang ini menambahkan negosiasi diharapkan berjalan lancar. Apalagi pihak pengurus sudah menyiapkan draft terkait nilai kontrak yang ditawarkan kepada 10 pemain Persema.
‘’Prinsipnya, semakin cepat beres, tentu semakin bagus. Kami malah berharap pada hari Senin itu semuanya sudah beres, dan 10 pemain tersebut sudah resmi menandatangani kontrak pada hari itu juga,’’ papar Asmuri.
Lebih lanjut, mantan wasit ini menuturkan setelah proses tanda tangan kontrak kepada 10 pemain sudah beres, maka sudah ada beberapa program lain segera dilaksanakan. Diantaranya adalah seleksi pemain yang bersifat terbuka. Artinya, pemain baik dari Malang Raya maupun luar daerah, diperbolehkan mengikuti seleksi yang akan dipimpin langsung oleh Timo Scheunemann ini. Dari hasil seleksi ini, Laskar Ken Arok ini berharap mendapat tambahan materi pemain berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim. Sedangkan keseluruhan pemain yang akan direkrut untuk memperkuat Persema dalam ISL mendatang, akan sekitar 24 pemain saja.
Bagaimana dengan pemain asing? Asmuri menuturkan dalam ISL tahun ini, Persema kemungkinan hanya akan memakai tiga pemain asing saja. Dari jumlah tiga pemain asing tersebut, dua diantaranya sudah dipastikan merupakan mantan pemain Persema saat ISL tahun lalu. Yaitu Seme Patrick (belakang) dan Robbie Gaspar (gelandang). Dengan demikian, Persema tinggal mencari tambahan satu pemain asing berposisi sebagai striker. ‘’Striker asing tersebut akan kami duetkan dengan striker lokal yang benar-benar bagus,’’ cetus Asmuri.
Persema saat ini juga terus menanyakan kepada pihak BLI tentang kepastian digulirkannya ISL mendatang. Dengan demikian, persiapan yang dilakukan oleh tim yang didanai Pemkot Malang ini bisa pas. ‘’Kami memperkirakan persiapan sekitar 1,5 bulan cukup sebelum berlaga dalam ISL mendatang,’’ demikian Asmuri.
