Share |

Persebaya Mulai Tak Sabar Tunggu Jadwal


Manajemen Persebaya meradang. Mereka kembali mengeluhkan jadwal yang belum jelas. Memang, saat ini Green Force sedang menunggu kepastian apakah akan melakoni pertandingan ulang melawan Persik Kediri atau menentukan nasibnya di Indonesia Super League (ISL) kontra Persiram Raja Ampat di babak playoff.

''PSSI harus buka mata. Mental pemain jadi korban akibat mereka mengulur-ulur waktu pertandingan,'' jelas I Gede Widiade, manajer Persebaya, kemarin (6/7).

Tidak hanya itu, lanjut dia, penundaan jadwal tersebut membuat mereka harus mencari cara untuk membayar tunggakan hak pemain. ''Mereka adalah pemain profesional. Meski tidak ada pertandingan, mereka tetap dibayar,'' ungkap Gede.

Menurut dia, manajemen telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan kejelasan. Baik melalui jalur hukum maupun mendekati pejabat PSSI secara personal.

''Tapi, mau bagaimana lagi. Semua pejabat PSSI saat ini sedang melancong ke Afrika Selatan. Jadi, kami terpaksa menunggu jawaban mereka setelah pulang dari sana,'' imbuh dia.

Bagi Gede, nasib Persebaya tidak hanya menyangkut masalah orang-orang yang berada dalam tim itu semata. ''Tapi, ini menyangkut masalah sepak bola nasional. Seharusnya mereka memberikan kejelasan nasib tim ini lebih dulu sebelum berangkat ke Afrika,'' ucapnya.

Sementara itu, sambil menunggu keputusan dan persiapan menghadapi laga delapan besar Piala Indonesia 2010, Persebaya berhasil menaklukkan Persekabpas Kab Pasuruan dengan skor 4-0 (3-0) dalam laga uji coba di Gelora 10 Nopember, Surabaya, kemarin. Andi Oddang menjaringkan dua gol ke gawang Persekabpas pada menit ke- 35 dan 78'. Persebaya mempertebal keunggulannya lewat tendangan Juan Marcello (37') serta gol Andik Vermansyah tiga menit kemudian.

''Yang pasti, tim kami sudah siap tempur. Anak-anak cukup konsisten dalam setiap uji coba. Itu menaikkan percaya diri mereka jelang laga lawan Sriwijaya FC di Piala Indonesia,'' jelas Rudy William Keljtes, pelatih Persebaya.

Tapi, Kasiyanto, pelatih Persekabpas, meragukan daya serang tim asal Kota Pahlawan itu. ''Masak sampai menit ke-35 gawang kami baru dijebol. Entah pertahanan kami yang kuat atau penyerang Persebaya yang lemah,'' tutur pria yang juga mantan asisten pelatih Persebaya tersebut. Green Force akan bersua Sriwijaya FC dalam babak delapan besar pada 16 Juli di Palembang. (dik/c13/diq)
Share on Google Plus

About 12paz