
Manajemen Persiba Balikpapan mendapat pekerjaan rumah yang cukup serius dari PT Badan Liga Indonesia yang meminta agar lapangan dan rumput stadion Persiba dibenahi. Jika tidak, tim Beruang Madu yang masuk dalam papan atas harus hijrah dari Kota Minyak dalam laga kandang musim kompetisi 2010-2011, September mendatang.
“Memang kita diberikan kesempatan oleh BLI untuk benahi lapangan Persiba karena dinilai kurang layak lagi untuk musim ini. Kita akan perbaiki permintaan BLI,” kata Ketua Umum Persiba H.Syahril HM Taher, Jumat (16/7/2010).
Menurut Syahril, saat ini pihaknya memiliki waktu dua bulan untuk melakukan pembenahan lapangan sehingga diharapkan saat memasuki musim kompetisi, beruang madu bisa tampil di hadapan publiknya sendiri.
“Kita miliki waktu dua bulan dari sekarang untuk perbaiki karena itu lapangan Persiba harus kosong dari segala kegiatan,” tandasnya.
Permintaan BLI itu muncul saat pengurus Persiba bersama perwakilan Pemkota Balikpapan dan konsultan pembangunan stadion Persiba melakukan presentasi di hadapan BLI Jakarta, Kamis (15/7/2010). Rencananya pasca Lebaran Pemkot Balikpapan akan memulai pembangunan stadion modern dengan kapasitas tempat duduk 40 ribu orang, dengan luas areal 18 hektar di kawasan Batakan, Balikpapan Timur.
