Jika musim 2009-2010, Sriwijaya FC (SFC) diperkuat oleh 25 orang pemain, maka musim 2010-2011, manajemen SFC memutuskan untuk menggunakan 30 pemain. Dari 30 pemain ini, 5 kuota sudah dipastikan akan diisi lima pemain asli Sumsel.
Lima pemain Sumsel ini akan mengikuti seleksi ketat yang akan berlangsung tanggal 6 Agustus 2010. Sementara pendaftaran sudah dibuka beberapa hari yang lalu.
“Lima pemain lokal Sumsel ini nantinya benar-benar akan masuk skuad SFC dan diturunkan pada pertandingan, bukan hanya sekedar ada nama saja atau ecak-ecak di SFC,” kata presiden klub SFC Dodi Reza Alex Noerdin.
Sementara 25 pemain lainnya akan diisi oleh pemain-pemain berkualitas. Lima pemain asing serta 20 pemain lokal asal Indonesia. Sampai saat ini manajemen SFC sudah menerima puluhan lamaran dari pemain asing baik itu asia maupun non asia, namun SFC belum menanggapinya karena harus menunggu usai Piala Indonesia.
Untuk musim 2009/2010 SFC diperkuat 5 pemain asing Pavel Solomin, Prescious Emeugeraye, Obiora, Kayamba dan Zah Rahan, namun dari 5 pemain ini kemungkinan besar hanya dua yang akan dipertahankan yaitu Kieth Kayamba Gumbs dan Zah Rahan sedangkan tiga pemain asing lainnya harus bersaing dengan pemain asing lainnya yang mengajukan lamaran ke SFC.
”Untuk perekrutan pemain asing kita putuskan usai Piala Indonesia,” tambah Dodi.
Selain itu musim ini SFC diperkuat oleh 20 pemain lokal, 17 pemain lokal Indonesia dan 3 pemain lokal Sumsel. 17 pemain lokal dari Indonesia adalah Ponaryo Astaman, Ferry Rotinsulu, Isnan Ali, Ambrizal, Andritani, Charis Yulianto, Cristian Worabay, Tony Sucipto, Hendro Kartiko, Arif Suyono, Slamet Riyadi, AA Ngurah Wahyu Trisnajaya, Bobby Satria, Oktavianus dan Alamsyah Nasution. Sementara tiga pemain lokal Sumsel yaitu Andi Irawan yang ayahnya orang Lampung dan ibunya asli Sumsel, lalu ada Amiril Mukminin serta Imam Suprapto.
“Usai Piala Indonesia baru kita putuskan soal tim musim depan. Yang jelasnya kita akan siapkan beberapa kejutan dalam perekrutan pemain,” tutup Dodi. (acf)