
-Mogok latihan yang dilakukan pemain-pemain Arema Indonesia bakal terus berlanjut. Setelah, Kamis (1/7) kemarin pagi 11 pemain tidak ikut latihan karena tak ada kepastian perpanjangan kontrak, sore ini akan terjadi hal yang serupa saat Arema latihan di Stadion Gajayana.
Mereka yang habis kontraknya yaitu Zulkifli Sukur, Roni Firmansyah, M Fakhrudin, Kurnia Meiga, Juan Revi, Hermawan, Gerry Setya, Beny Wahyudi, Ahmad Bustomi, Jalaludin Main dan Rahmad Afandi.
“Kita tidak ada rencana untuk latihan. Selama ini tidak ada kejelasan dari pihak manajemen, kita tidak akan ikut latihan. Karena status kita saat ini sebenarnya sudah free transfer, jadi semua bergantung pada manajemen,” sebut salah satu pemain yang nasibnya belum jelas ini.
“Saya sekarang lagi pulang, dan kalau memang nanti ada kepastian untuk perpanjangan kontrak, saya akan datang kembali. Jadi semua pemain yang kontraknya memang sudah habis tidak akan datang latihan,” lanjut pemain yang minta namanya juga tak mau disebutkan ini.
Sementara itu dari manajemen Arema diwakili manajer media officer Arema, Sudarmaji, apa yang dilakukan 11 pemain untuk tidak ikut latihan itu adalah hak mereka. Khususnya menyangkut keinginan pemain tersebut yang memang belum bisa dipenuhi manajemen Arema.
“Soal pemain mogok latihan, itu adalah hak mereka karena kontrak mereka memang sudah habis. Kita berusaha secepatnya untuk bisa dijadwalkan ulang. Kita maunya dipercepat, tapi juga harus menunggu Pak Nur yang rencananya akhir minggu ini datang,” terang Sudarmaji.
Menurut pengakuannya, kedatangan langsung M Nur selaku Direktur Utama PT Arema Indonesia ini merupakan salah satu keinginan pemain. Khususnya untuk penandatanganan surat garansi kepastian dibayarnya sisa gaji pemain tersebut.
“Untuk saat ini kita menunggu kejelasan dari manajemen. Sebenarnya keinginan kita ini sederhana, surat garansi dari Pak Nur itu ditandatangani di atas materai, dan Pak Nur sebenarnya tidak harus datang ke Malang, dan kemarin itu kita memang meminta adanya revisi dari surat garansi dan addendum yang ditawarkan,” sebut salah satu pemain yang kemarin mogok latihan.
Jika latihan sore ini kembali hanya dengan segelintir pemain, maka persiapan Arema untuk menghadapi Piala Indonesia nanti benar-benar kacau. Sekalipun pelatih Arema, Robert Alberts mengaku akan tetap memimpin latihan dengan berapa pun jumlah pemain yang datang ikut latihan
“Saya tidak pernah menyerah, saya akan tetap kerja, itu bukan sikap saya untuk menyerah. Saya motivasi pemain yang ada. Saya yakin akan ada solusi, untuk bisa melajutkan ini. Meski pemain mungkin tidak fokus dengan tambahan satu bulan ini, karena mereka memikirkan masa depan,” yakin Robert. (bua/jon)
