
Pupus sudah ambisi Persema memboyong Herman Dzumafo Epandi ke markas Laskar Ken Arok. Ya, bomber andalan PSPS Pekanbaru dua musim terakhir ini memilih bertahan di klub lamanya. Hal ini menyusul manajemen PSPS terjalin deal kontrak dengan Dzumafo yang sebelumnya meminta kenaikan kontrak dua kali lipat dari kontrak awal, menjadi Rp 950 Juta.
Alhasil, Ketua Umum Persema, Peni Suparto juga harus menghapus mimpinya mewujudkan salah satu rekomendasi pelatih tim, Timo Scheunemann dalam menyusun kekuatan musim depan. Meski sebelumnya, pria yang juga walikota Malang ini menegaskan, Dzumafo dan Daniel Wansi (28 tahun), striker incaran lainnya asal Kamerun akan datang ke Malang untuk menjalani latihan perdana, sore kemarin.
Kepastian Dzumafo batal gabung Persema ditegaskan langsung agen Dzumafo, Francis Yonga. Dia menyebut, manajemen PSPS melalui sang manajernya, Dastrayani Bibra sudah mempertahankan Dzumafo sebagai amunisi andalan lini depan timnya musim depan. Karenanya, tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru menyetujui penawaran yang disampaikan Dzumafo.
‘’Tak hanya kontrak Rp 950 juta saja, tapi PSPS juga memberi beberapa hal lain, seperti fasilitas selama gabung PSPS nantinya, yang selama ini diminta Dzumafo. Bagaimana lagi, dia (Dzumafo, Red) sudah deal dengan PSPS, jadi keinginan Persema tidak bisa datangkannya,” terang Yonga kepada Malang Post di Stadion Gajayana, sore kemarin.
Sebagai agen, mantan pemain Arema di musim 2005 ini menyiapkan dua nama pemain alternatif pengganti Dzumafo ke Persema. Selain Daniel Wansi yang sebelumnya sudah diketahui tim pelatih dan manajemen Persema, Yonga menawarkan bomber Guy Bertrand Ngon Mamoun (26 tahun-Kamerun). Dia tercatat terakhir membela skuad KV Turnhout Belgia yang tampil di ajang EXQI-League (Belgium), musim 2009.
Yonga mengaku, kedua pemain yang masih berada di Perancis ini dalam kondisi siap tampil dan tentunya berkualitas. Bahkan, mereka tercatat pernah membela Timnas Kamerun U-23. Manajemen Persema diberi kesempatan menyaksikan video rekaman penampilan keduanya saat masih bermain di beberapa klub yang dibelanya. ‘’Tentu saja, saya tidak akan membuat Persema kecewa. Daniel dan Guy Ngon merupakan pemain berkualitas. Saya tidak akan tawarkan pemain yang tidak punya kualitas ke Persema,” terang Yonga. (poy/malangpost)
