
Pemain asing asal Burkina Faso, Bationo Germain, rupanya kurang memikat hati tim Teknik PSM, Abdi Tunggal. Bationo yang turun membela PSM selama 90 menit dalam laga uji coba melawan Persikutim tampil kurang greget. Biasa saja.
"Dia gagal mencetak gol. Pergerakannya pun kurang memberi peluang kepada tim. Mungkin saja dia kurang latihan,'' kata Abdi Tunggal, Asisten Manajer Bidang Teknik PSM, Selasa, 22 Juni.
Bationo justru kalah bersaing dari M Rahmat, striker muda yang menjadi andalan PSM. Rahmat berhasil mengkonversi dua gol dari tiga peluang yang didapatkan. ''Bukan stiker pembunuh. Dia terlihat biasa-biasa saja,'' celutuk M Rahman, kiper PSM usai pertandingan.
Bagaimana dengan Anderson da Silva? Abdi belum bisa memberikan penilaian. Alasannya, lawan yang dihadapi memang di bawah kelas PSM. Meski tampil penuh 90 menit, Anderson belum menunjukkan kualitas terbaiknya.
Namun dia mengatakan, Anderson layak diberi kesempatan asalkan ditempa latihan keras. "Dia sudah terlihat lambat dalam bergerak. Tetapi taktis mengantisipasi bola," ungkapnya.
Tidak ada keputusan soal dua pemain asing ini. Manajer PSM, Hendra Sirajuddin, mengatakan bahwa Anderson dan Bationo segera dipulangkan ke Bali.
''Mereka belum terikat hukum dengan PSM, makanya tidak diwajibkan ikut berlatih. Jadwal seleksi pun belum kita buka. Mereka hanya dipanggil khusus laga uji coba,'" katanya. (aci)
