Share |

Persisam Yakin Bebas Ancaman Pemotongan Poin


Berita bakal tetap diberlakukannya pemotongan tiga poin tidak membuat kubu Persisam Samarinda khawatir. Mereka yakin hal itu tidak akan terjadi karena merasa telah memiliki bukti-bukti yang kuat. Antara lain surat dari PSSI yang menegaskan tidak adanya pengurangan poin.

Harbiansyah Hanafiah, manajer Persisam, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menerima begitu saja pemberitaan media. "Saat ini kami menunggu surat resminya saja. Yang pasti, kami sudah selesaikan semua kewajiban kami terkait dengan diberhentikannya pelatih Vata Matanu," kata Harbiansyah.

Dia yakin tidak akan ada pemotongan poin terhadap timnya. Sebab, pihaknya mengantongi "surat sakti" dari PSSI. "Kami baru akan melakukan reaksi jika mendapat surat dari PSSI yang menyatakan tetap ada pengurangan poin. Tapi, itu rasanya tidak mungkin," lanjutnya.

Selain adanya surat dari PSSI, ungkap Harbiansyah, secara pribadi Vata juga sudah bertemu dengan manajemen Persisam untuk membereskan persoalan yang pernah terjadi. "Vata Matanu berterima kasih kepada kami. Dia juga membuat tembusan kepada FIFA bahwa permasalahannya sudah diselesaikan dengan baik-baik," paparnya.

Seperti diketahui, sanksi pengurangan tiga poin diberikan karena Elang Borneo -julukan Persisam- bersalah atas tuduhan pemutusan kontrak sepihak terhadap Vata dari posisi pelatih pada musim 2008-2009. Persisam dianggap melanggar disiplin FIFA dan dihukum dengan harus membayar sisa gaji Vata sebesar Rp 50 juta plus pengurangan tiga poin di ISL musim ini.

Persisam juga diwajibkan membayar penalti 5 persen dari sisa kontrak atau sekitar Rp 9,4 juta per tahun. Selain menyelesaikan kewajiban pada Vata, Persisam diwajibkan membayar denda sebesar 2.000 Franc Swiss (sekitar Rp 18 juta) dan 500 Franc Swiss atau sekitar Rp 5 juta untuk administrasi. (ali/c9/ang)
Share on Google Plus

About 12paz