
Pertandingan pemungkas Kompetisi Divisi Utama 2009-2010 tersaji di Stadion Manahan, Solo, sore nanti (siaran langsung Antv pukul 19.00 WIB). Dua tim Jawa Timur (Jatim), Persibo Bojonegoro dan Delta Putra Sidoarjo (Deltras), akan berusaha merebut jawara kompetisi level kedua di Indonesia tersebut.
Amannya tiket berlaga ke Indonesia Super League (ISL) musim depan tetap tak mengurangi panasnya tensi persaingan kedua tim. ''Ambisi untuk mengembalikan tim ini ke Super League telah terpenuhi. Tapi, alangkah baiknya jika proses itu berakhir dengan indah,'' tegas Manajer Deltras Ayu Sartika Virianti kemarin (28/5).
Memang, manajemen Deltras menaruh harapan besar untuk memenangi laga itu. Apalagi, dalam babak delapan besar, The Lobster, julukan Deltras, mampu membekuk Persibo dengan skor 2-1.
''Itu menjadi catatan positif kami. Saya berharap pengalaman saat di delapan besar tersebut bisa terulang,'' imbuhnya.
Sementara itu, Ferry Aman Saragih dkk dituntut tampil lebih maskimal. Tidak seperti saat mengalahkan Semen Padang di semifinal yang harus berakhir dengan adu penalti. Para penggawa tim asal Kota Udang tersebut diharapkan bisa memaksimalkan peluang yang ada menjadi gol.
Menurut Pelatih Deltras Nus Yadera, peluang berbuah gol adalah kelemahan timnya selama ini. Kondisi itu sudah sering terjadi saat timnya mengarungi babak reguler. ''Saya menyadari itu. Memang, kami sering memiliki banyak peluang, tapi selalu tidak bebuah gol. Itu adalah sektor yang harus kami perbaiki,'' ucapnya.
Tentang formasi tim, Nus menyatakan bahwa itu akan ditentukan setelah mereka berlatih pagi hari ini. ''Jika Sackie Doe bisa bemain pada awal pertandingan, sangat mungkin kami memakai formasi 3-6-1. Tapi, jika tidak, kami akan kembali menggunakan formasi semula 3-5-2,'' tutur mantan arsitek Mitra Kukar itu.
Sementara itu, Sartono Anwar, pelatih Persibo, menegaskan bahwa timnya tidak akan berkompromi dalam laga terakhir nanti. ''Kami akan tetap bermain cepat. Menunjukkan permainan indah dalam laga terakhir ini adalah ambisi Persibo,'' tegasnya.
Sayang, dalam laga final, Laskar Angling Dharma, julukan Persibo, bakal tampil pincang. Sebab, Perry Sah Kolie dan Joko Sugiarto terancam absen karena akumulasi kartu kuning. Posisi Perry akan digantikan Melky Pekey. Sementara itu, posisi Joko akan diisi Medestus Setiawan.
''Meski tanpa Perry dan Joko, saya berharap anak-anak mampu tampil agresif dan merangsang. Sebab, hanya dengan itu kami bisa menghibur banyak mata yang menyaksikan laga nanti,'' ujar pria asal Semarang tersebut. (dik/c5/diq)
