
Psps gagal tembus zona Big Four di klasemen setelah kalah dari tuan rumah persela 3-1.
Di babak pertama, laga berjalan dalam tempo lambat yang membosankan. Jarang terlihat permainan-permainan cepat yang atraktif yang bisa menghibur penonton.
PSPS sempat punya peluang di menit 34. Sayang tendangan keras Chana Cyril tepat jatuh ke pelukan kiper Persela Dedy Iman.
Dua menit kemudian giliran Persela yang mendapat peluang emas. Tendangan keras Tomy Rifka memaksa kiper PSPS Dede Sulaiman terbang untuk menghalau bola.
Kerja keras Tomy akhirnya berbuah di menit 42. Sama sekali tak terkawal di dalam kotak penalti, dengan mudah dia mengarahkan bola menembus gawang PSPS. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.
Pada babak kedua Persela bisa mencetak dua gol tambahan. Di menit 47, umpan silang Jimmy Suparno diselesaikan oleh sundulan Franco Hita yang bisa memperdaya kiper PSPS.
Gol balasan PSPS dicetak oleh Dzumafo Epandi Herman di menit 51. Gol ini tercipta usai sebuah kemelut di depan gawang Persela.
Satu gol Persela lainnya juga dicetak Hita. Lagi-lagi ia mencetak gol lewat sundulan kepala dari jarak dekat pada menit ke-62.
Persela 'hijrah' ke Jepara karena di Lamongan sedang dilangsungkan Pemilihan Kepala Daerah.
