Share |

Perang Bintang, Arema vs Arema


Perang Bintang yang akan mempertemukan juara Indonesia Super League (ISL) dan pemain-pemain terbaik di ISL, akan digelar Minggu (6/6) mendatang.
Namun data yang dirilis PT Liga Indonesia hingga semalam, justru menempatkan mayoritas pemain-pemain Arema, sebagai nominator pemain bintang. Kondisi itu membuat, Arema bisa jadi akan menghadapi ‘Arema’ sendiri.
Bukan hanya pemain, nama pelatih yang dinominasikan bakal memimpin tim pemain bintang, juga pelatih Arema, Robert Alberts. Dari 18 tim yang berlaga di ISL, ada 14 nama pelatih yang masuk nominasi. Empat teratas diisi Robert, disusul Fachri Husaini (Bontang FC), Rudy Keltjes (Persebaya) dan Aji Santoso (Persema).
Kemudian di barisan pemain, mulai dari kiper hingga striker, posisi pertama diisi pemain-pemain Arema. Kiper ada Kurnia Meiga, defender ada nama Piere Njanka dan disusul Purwaka Yudi. Kemudian gelandang urutan pertama diisi Ahmad Bustomi dan M Ridhuan, serta barisan striker diisi Fakhruddin, Noh Alamshah dan Roman.
Namun hal itu tampaknya tidak berpengaruh pada Arema. Bahkan usai menyelesaikan pertandingan terakhir kompetisi Indonesia Super League 2009/2010, Minggu (30/5) kemarin, tim Arema langsung mengalihkan perhatian untuk laga perang bintang di Gelora Bung Karno.
Persiapan itu justru dilakukan Arema sebagai sebuah tim juara untuk berhadapan dengan pemain bintang hasil pilihan masyarakat itu, menjadi laga penutup kompetisi ISL. Pada pertandingan tersebut juga dilakukan penyerahan trofi juara oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Meski sifatnya hanya sekadar laga eksebisi, Arema dengan status tim juara siap untuk memenangi pertandingan tersebut. Paling tidak untuk menjaga gengsi tim Arema sebagai tim terbaik di Indonesia. Untuk itu, persiapan untuk laga perang bintang akan dimulai hari ini.
‘’Kita siap tampil di perang bintang. Besok (hari ini, Red.) latihan untuk persaiapan itu, karena kita sudah tidak punya waktu lagi untuk persiapan. Jadwal Arema sangat padat dan hanya besok satu-satunya hari tanpa ada agenda lainnya,’’ ungkap pelatih Arema, Robert Alberts kemarin sore.
Agenda tim Arema setelah hari ini hanya latihan sore, Rabu (2/6) ada pestas rakyat untuk merayakan gelar juara, pagi hingga sore. Disusul Kamis (3/6) menurut Robert, tim Arema memiliki agenda untuk mendatangi acara pernikahan Ahmad Bustomi di Karangploso.
Sedangkan Jumat (4/6) pagi, tim Arema sudah harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti serangkain acara yang telah disiapkan panitia Perang Bintang.
Termasuk pada hari tersebut memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Belanda. Dilanjutkan pada hari berikutnya ada acara bakti sosial.
‘’Hanya ada satu hari untuk melihat kondisi pemain. Kita akan lihat kondisi pemain untuk mengetahui formasi pemain yang akan kita gunakan pada laga perang bintang nanti. Saat kita datang kesana, akan kita siapkan tim ini dengan cara yang berbeda,’’ sebut Robert.
‘’Tidak seperti pertandingan Arema sebelumnya, pertandingan ini kita buat senang tapi tetap serius. Pemain harus tetap memiliki motivasi, dan saya harus menyeimbangkan ini. Karena meski serius, ini adalah pertandingan untuk hiburan. Kita sebagai tim juara, tentu kita ingin menunjukkan performa terbaik,’’ sambungnya.
Mantan pelatih Timnas U20 Malaysia ini mengaku, akan tetap mengusung target menang seperti kebiasan Arema selama ini, ‘’Tapi sebelum itu, kita mau merayakan juara ini bersama keluarga, saudara dan Aremania. Jadi semua bisa senang, dan tanggal 4 Juni nanti kembali ke Jakarta,’’ terangnya
Sementara itu gagalnya panpel Arema mengupayakan laga perang bintang digelar di stadion Kanjuruhan, lantaran penyerahan piala akan dilakukan oleh Presiden SBY.
’’Kalau digelar di Kanjuruhan, presiden tak memungkinkan untuk datang ke Malang. Jadi perang bintang tetap digelar di Jakarta,’’ ungkap asisten manajer tim Arema, Rudy Soesamto. (bua/avi)
Share on Google Plus

About 12paz