
Persela Lamongan yang baru saja menuai hasil buruk dalam lawatan ke Kalimantan, siap menyulitkan tuan rumah Arema Malang pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (4/5).
Direktur Teknis Persela Joko Susilo yang dihubungi di Lamongan, Minggu, mengatakan, anak asuhnya sudah melupakan hasil buruk di Kalimantan dan kini fokus menghadapi laga berat melawan pimpinan klasemen sementara Liga Super tersebut.
"Anak-anak tidak perlu takut menghadapi kekuatan Arema. Kalau kondisi mental anak-anak sudah kembali baik, mereka bisa menyulitkan Arema untuk meraih angka penuh," katanya.
Persela mengalami dua kekalahan beruntun saat berlaga di kandang Bontang FC dan Persisam Samarinda pekan lalu. Kekalahan itu sangat memengaruhi mental pemain "Laskar Joko Tingkir" yang sedang berjuang mengamankan posisi dari jurang degradasi.
Kendati memiliki waktu cukup mepet untuk membenahi timnya, Joko Susilo merasa yakin anak asuhnya akan bangkit.
"Kondisi pemain cukup bagus dan tidak ada masalah dengan fisik, meskipun baru saja pulang dari dari Kalimantan," tambahnya.
Joko Susilo menambahkan, kekuatan Arema sebenarnya tidak terlalu istimewa, kecuali dua pemain utamanya M. Ridhuan dan Noh Alam Shah yang perlu diwaspadai.
"Kedua pemain itu menjadi kunci permainan Arema, ditambah Fakruddin yang beroperasi di sektor sayap. Kami harus matikan pergerakan mereka untuk meredam permainan Arema, tapi pemain lain juga wajib diwaspadai," ujarnya.
Dalam laga nanti, Joko Susilo dipastikan tidak bisa menurunkan Tomoaki Komorida dan Franco Hita yang sedang cedera. Namun, gelandang serang Martin Zada dalam kondisi prima dan siap dimainkan.
Hingga menyelesaikan laga ke-29, Persela masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan nilai 38 atau hanya terpauh dua angka dari Persebaya Surabaya yang berada di zona "play off" (posisi ke-15). (ant/mac)
