Share |

40 Pemain di Eropa Berpeluang Dinaturalisasi


Badan Tim Nasional (BTN) telah memegang setidaknya 40 nama pemain keturunan Indonesia di Eropa yang berpeluang untuk dinaturalisasi dan menjadi pemain timnas Indonesia.

Timnas Indonesia akan melakukan Training Camp jangka panjang pada 14 Agustus hingga 1 Desember mendatang sesuai program pelatih anyar Alfred Riedl. Dan selama TC tersebut, pemain yang terpilih dipastikan tidak bisa membela klubnya di seluruh kompetisi Liga Indonesia.

"Keputusan ini kami ambil setelah melakukan pembicaraan dengan PT Liga Indonesia, tinggal disosialisasikan saja kepada klub-klub. Jelas ada hukumannya jika tidak mematuhi keputusan ini,” ujar Sekjen PSSI, Nugraha Besoes pada konferensi pers pengenalan Alfred Riedl di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/5/2010).

Sebelum melakukan TC, akan ada program pemantauan pemain pada 2-3 Juni 2010 di Makassar, Sulawesi Selatan, dan di sini Riedl akan mengumpulkan 23 pemain yang berasal dari Wilayah Timur. Dan pada 6-7 Juni, Riedl akan memantau 23 pemain dari Wilayah Barat di Jakarta.

Ketua BTN, Iman Arif mengaku pihaknya tidak hanya akan memantau pemain di Tanah Air, namun juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermain di Eropa. Dan pemain-pemain tersebut akan terus dipantau BTN. "Khususnya WNI yang bermain di Eropa. Sekarang BTN punya program scouting (pemantauan pemain). Yang pertama adalah pemantauan usia muda, yang kedua timnas U-23 dan Senior yang dipegang oleh Sutan Harhara, dan ketiga adalah khusus mendata melalui statistik juga video dari calon lawan. Ya, seperti mata-mata,” kilah Iman.

Menyambung pernyataan Iman, Nugraha mengaku hingga saat ini sudah ada sekitar 40 pemain yang berpeluang dinaturalisasi. “Sekitar 40 pemain, terbagi di beberapa negara Eropa, khusus Belanda,” pungkas Nugraha.

BTN sendiri sudah menunjuk mantan pelatih Persela Lamongan Widodo C Putro sebagai asisten pelatih Riedl. Widodo akan menemani Wolfgang Pikal menjadi tangan kanan pelatih asal Austria tersebut. Sedangkan untuk pelatih kiper, BTN menunjuk Edy Harto.
Share on Google Plus

About 12paz