Share |

Semen Padang vs Persikabo :fifty - fifty

Piala Indonesia V/2010 grup A bakal menjadi ajang pemanasan bagi PS Semen Padang dan Persikabo Bogor. Pasalnya keduanya bakal kembali berhadapan pada babak delapan besar Divisi Utama grup A, di Bone, Sulawesi Selatan pada 28 April nanti.
Meskipun bakal menjadi ajang pemanasan namun pertandingan yang bakal digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring malam ini, pukul 19.00 WIB bakal berlangsung seru. Sebab, kedua tim telah berkoar untuk dapat saling mengalahkan dan memiliki peluang yang sama 50-50 persen.
Asisten pelatih PS Semen Padang Nil Maizar, menyatakan telah banyak mengetahui titik kelemahan Persikabo. Itu terbukti dari dua pertemuan awal pada kompetisi Divisi Utama Grup 1 tim Kabau Sirah (julukan Semen Padang) selalu memetik hasil maksimal. Yakni seri 0-0 di Stadion Persikabo Cibinong Bogor (24/1) dan menang 2-0 di Stadion Agus Salim Padang (14/2) lalu.
“Target kami tetap promosi ke Indonesia Super League (ISL) musim nanti selain itu kami akan berusaha maksimal untuk dapat lolos ke babak 16 besar PI,” kata Maizar, sapaan akrabnya kepada wartawan saat konferensi pers Piala Indonesia di Hotel Swarna Dwipa kemarin (13/4).
Meskipun demikian Marcio Souza dan kawan-kawan tetap tidak menganggap remeh kekuatan lawan yang banyak dihuni oleh pemain muda dengan rata-rata usia 23 tahun. Untuk itu, Maizar berharap anak asuh Arcan Yuri dapat bermain dengan motivasi tinggi dan konsentrasi di sepanjang laga.
“Kami tetap akan mengandalkan Souza dan Edwar Wilson di lini depan. Yang jelas kami tidak boleh kalah mengingat Sriwijaya dan PSPS yang akan menjadi lawan kami berikutnya jauh lebih bagus bila dibandingkan Persikabo,” pungkasnya.
Sementara itu asisten pelatih Persikabo Hasim Azmi Azhari mengaku anak asuhnya dalam kondisi yang siap tempur. Ditambahkan Hasim sapaannya, pihaknya telah menyiapkan strategi jitu untuk meredam permainan Semen Padang yang banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap.
“Dari hasil dua pertemuan sebelumnya kami optimis dapat mengatasi permainan Semen Padang. Apalagi permainan Semen Padang tidak begitu istimewa,” timpal Hasim. (mg42)
sementara itu

Pelatih PS Semen Padang, Arcan Iuri yakin mampu mengatasi Persikabo di laga perdana Piala Indonesia, di Stadion Gelora Jakabaring Rabu (14/4) pukul 19.00, usai laga SFC versus PSPS Pekanbaru.

Laga kedua tim non unggulan ini pantas untuk disimak. Maklum keduanya bisa menjadi ancaman bagi SFC dan PSPS, mengingat pemain tim asal Padang ini sangat berkualitas dan berpotensi mengganjal tim-tim lain seperti tim Indonesia Super Liga (ISL) Sriwijaya FC dan PSPS Pekanbaru.

Namun disinggung mengenai persiapannya menghadapi Piala Indonesia, pelatih asal Moldova ini berharap lolos ke babak 16 besar, meski peluang itu sangat kecil kemungkinan. Mantan pelatih Persib ini yakin bisa mengatasi Persikabo dan tim-tim lainnya di tim Grup A. Sebab tim asuhannya

sudah pernah bertemu SFC dalam laga ujicoba November 2009 lalu, begitu juga dengan Persikabo karena mereka sudah bertemu dua kali di Divisi Utama.

“Kami menang di kandang lawan Persikabo dan menahan imbang mereka di kandang mereka sendiri. Saya pikir pertandingan di Palembang adalah laga netral, kami sudah saling tahu kekuatan dan yakin bisa mengatasi Persikabo,” ujar Arcan.

Maka Arcan menganggap hanya PSPS Pekanbaru yang belum bertemu. Namun sebagai pelatih berpengalaman, ia sudah melihat rekaman masing-masing tim. “Makanya lawan terberat adalah PSPS dan Sriwijaya FC,” tegas Arcan.

Jika Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, dan Semen Padang dianggap memiliki kans bersaing di Grup A babak 32 Besar Piala Indonesia, 14-18 April mendatang, Persikabo dianggap tim pesakitan. Namun

bagi asisten pelatih Persikabo, Asmi Azhari dalam jumpa pers di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (13/4), dengan tidak diperhitungkannya di Grup A ini membuatnya diuntungkan.

“Kami lebih senang disebut tim lemah. Dengan begitu, kami akan bermain lepas dan tanpa beban,” ujar Asmi.

Menurut dia, Persikabo tidak membuat target apapun, melainkan bermain lepas dan percaya diri. “Kami datang membawa 20 pemain terdiri dari pemain-pemain yang rata-rata usianya 19-20 tahun,” ungkap Asmi.

Melihat tim-tim yang ada, Asmin mengatakan PSPS Pekanbaru, Semen Padang terutama tuan rumah Sriwijaya FC adalah lawan berat. “Sebab mereka memiliki materi pemain berkualitas,” ujarnya
Share on Google Plus

About 12paz