
Trauma kekalahan masihmembayangdibenakparapemain Sriwijaya FC (SFC). Tapi, Charis Yulianto dkk harus tetap tegar. Mereka bakal menghadapi tugas berat berlaga di ajang AFC Cup.
Seusai kekalahan memalukan 1-5 dari Persitara Jakarta Utara di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Sabtu (24/8), SFC wajib kembali fokus menjelang laga versus Selangor FA Malaysia di Stadion Shah Alam,Rabu (28/4). Kekalahan tersebut bukan hanya hasil terburuk yang pernah diraih LaskarWong Kitomusim ini.Namun, hasil laga ke-28 SFC di Djarum Indonesia Super League (DISL) tersebut sangat berpengaruh terhadap mental bertanding dan kepercayaan diri Zah Rahan dkk yang akan melawat ke markas pemuncak Super League Malaysia itu.
“Anak-anak memang terlihat shock dan tidak percaya dengan hasil pertandingan itu.Namun,semua sudah terjadi. Nggak ada gunanya meratapi hal yang sudah lewat. Justru hasil itu harusnya menjadi motivasi berbuat yang lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” ujarPelatihSFCRahmad “RD”Darmawan menjelang keberangkatan ke Malaysia,Senin (26/4) sore. Mantan arsitek Persija Jakarta ini menuturkan,kondisi seperti ini sudah sering dihadapinya.
Karena itu, dia tidak terlalu pusing menemukan cara untuk kembali membangkitkan motivasi pemainnya. Menurutnya, kekalahan adalah bagian tidak terpisahkan dari sepak bola seperti halnya kemenangan. Tinggal bagaimana sebuah tim menyikapi setiap momen yang datang dan dirasakan tim. “Kekalahan bukan akhir segalanya. Justru kekalahan kemarin menunjukkan kepada kami bahwa masih ada yang perlu dibenahi tim ini ke depan,” tuturnya.
Pelatih yang pernah membawa Persipura Jayapura menjuarai Liga Indonesia 2005 ini mengatakan, saat menghadapi Selangor nanti, dia sangat mengharapkan skuadnya tampil disiplin dan konsentrasi penuh. Sebab, lawan yang akan dihadapi sangat bernafsu menundukkan SFC. Meski peluang lolos ke babak selanjutnya sudah tertutup bagi Selangor, pertandingan besok malam menjadi kesempatan membalas dendam kekalahan 1-6 saat kedua tim bertemu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (SGSJ) medio Maret lalu.
Kondisi sebaliknya dialami SFC. Meski sudah mengantongi tiket 2nd round AFC Cup 2010,Zah Rahan dkk masih butuh kemenangan untuk mengukuhkan status sebagai juara Grup F. Pasalnya, dengan meraih juara grup, SFC diuntungkandenganmenjadituanrumah saat menggelar babak 16 besar. “Anak-anak harus tetap waspada. Apalagi, kami juga ingin menang di Selangor nanti untuk menjaga posisi tetap di puncak grup dan memuluskan target kami bermain di kandang pada babak 16 besar.
Bukan hanya itu,selisih gol juga harus dijaga karena Becamex Binh Duong FC yang punya poin sama dengan kami tentu mengincar kemenangan besar untuk menjuarai grup F ini,”kata RD. Kewaspadaan tingkat tinggi yang diminta RD patut dicamkan baik-baik oleh Zah Rahan dkk.Pasalnya, penampilan Selangor di kandangnya cukup mengesankan. Dari 11 laga kandang di semua ajang yang telah dilakoni musim ini,Selangor mampu memetik sembilan kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali menelan kekalahan.
Di ajang AFC Cup, The Red Giants,julukan Selangor,menahan imbang wakil Vietnam Becamex Binh Duong FC 0-0 dan membantai Victory SC dari Maladewa dengan skor telak 0-5. Bahkan, kepercayaan diri Mohammad Amri dkk meninggi seusai menggebuk PBDKT T-Team tiga gol tanpa balas di Super League Malaysia,Sabtu (24/4). (iwan setiawan)
