Share |

Ratusan Persikmania Demo Mapolresta Kediri


Sebanyak 500 orang Persikmania, suporter fanatik Persik Kediri demo di Markas Besar Polresta (Mapolresta) Kediri.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa mendesak Kapolresta AKBP Rastra Gunawan pergi dari Kediri, serta menuntut pertanggungjawaban Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) bertanggung jawab atas gagalnya laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 melawan Persebaya Surabaya 29 April kemarin.

Persikmania datang dengan berjalan kaki dari Stadion Brawijaya Kediri ke Polresta Kediri, mengenakan pakaian khas mereka, ungu-ungu. Mereka juga membentangkan poster serta spanduk hujatan kepada Kapolresta agar segera pergi dari Kota Kediri.

Dalam orasi terbukanya, Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) Kediri Hendri Ego mengatakan, Kapolresta dan juga Ketua Panpel Bambang Sumarjono secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab tim Macan Putih kembali berada diambang zona degradasi.

Oleh sebab itu, Kapolresta Kediri harus mempertanggung jawab dan meminta maaf kepada Persikmania dan seluruh lapisan masyarakat Kota Kediri. "Ketua Penpel juga harus bertanggung jawab karena tidak dapat mengemban tugas dengan baik," teriak Hendri Ego, Jumat (30/4/2010) pagi.

Masih kata Ego, Panpel telah melakukan kesalahan dengan menempatkan suporter PSBI Mania pada tempat duduk ekonomi, sehingga terjadi bentrok dengan Persikmania pada Piala Indonesia 2010 Grup D di Stadion Brawijaya Kediri beberapa waktu lalu.

Saat ini, lima perwakilan Persikmania tengah berdialog dengan Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan. Sementara para Persikmania lain yang ada diluar mengaku apabila tuntutan mereka tidak diakomodir, maka akan terus menggelar aksi serupa. [nng/kun]
Share on Google Plus

About 12paz