Share |

Purwaka: Ingin Lawan Persela


Sejak Arema menggelar recovery training dan refreshing di Bali, Minggu (25/4) kemarin, beberapa pemain yang dari Malang diminta untuk bergabung. Salah satu pemain itu adalah Purwaka Yudhi, stopper Arema yang baru sembuh dari cedera panjangnya.
Pemain yang sudah diturunkan penuh saat Arema lawan Mojokerto Putra di ajang Piala Indonesia ini sebenarnya mengaku kondisinya belum sepenuhnya pulih. Menurutnya kondisi cedera yang menimpanya sekitar tiga bulan lalu, masih 70 persen.
“Kondisi saya masih tetap seperti saat lawan MP, belum ada kemajuan, masih baru 70 persen. Meski saat itu tampil penuh, tapi saya belum tampil maksimal, saya cuma bermain aman saja. Kelihatan, lari saya belum maksimal dan menendang bolanya juga tak sampai-sampai,” terang Purwaka, kemarin pagi.
Meski demikian, pemain asal Sidoarjo mengaku ingin tampil di sisa pertandingan Arema kedepan. Khususnya di lima pertandingan terakhir Arema untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL), Purwaka mengaku ingin tampil.
“Untuk kesiapan tampil di lima laga terakhir nanti, itu tergantung pelatih saja. Dan secara pribadi, kalau saya ingin main lawan Persela, meski tentunya itu tergantung pelatih dan tim medis,” sebut Purwaka mengaku saat ini sudah tak lagi menjalani terapi, hanya mejaga kondisi dengan renang dan fitness.
Sementara itu, menurut keterangan dokter tim Arema, Albert Rudianto, kondisi cedera yang dialami Purwaka di bagian perut bawahnya sudah tidak ada masalah. Meski Purwaka sendiri mengakui masih terasa sakit di bagian cederanya itu.
“Hasil pemeriksaan medis sudah tidak ada masalah, karena dari hasil foto, kondisinya normal. Perihal kondisinya yang dikatakan masih 70 persen, mungkin itu adalah kondisi fisiknya yang lama tak ikut latihan bersama. Dia baru lima hari sebelum pertandingan lawan Mojokerto Putra, bisa latihan penuh,” terang dokter Albert.
Sedangkan menurut pelatih Arema, Robert Albert, keberadaan Purwaka di Bali untuk bisa bergabung dengan rekan-rekannya. Apalagi, mantan pemain Deltras Sidoarjo ini secara perlahan sudah bisa mengikuti latihan Arema secara penuh.
“Tapi Purwaka belum bisa masuk dalam starting line up Arema, kita harus perlahan demi perlahan, karena Irfan juga melakukan tugasnya dengan baik. Meski kita ketahui, duet Purwaka-Pierre Njanka adalah pertahanan terbaik di liga. Mereka memiliki saling pengertian yang baik, paling sedikit melakukan kesalahan, saling mendukung dan membaca permainan dengan baik,” terang Robert. (bua/jon)
Share on Google Plus

About 12paz