
Laga Persipura melawan Arema Indonesia di Stadion Mandala, Jayapura sore ini dipastikan berlangsung seru. Dua tim sama-sama yang terbaik di negeri ini, terbukti keduanya menempati urutan pertama dan kedua klasemen sementara Indonesia Super League (ISL).
Selain itu, kedua tim sama-sama diperkuat pemain lokal maupun asing yang tak diragukan lagi kemampuannya. Di barisan depan, akan saling adu ketajaman striker timnas Indonesia Boas Salossa dan striker timnas Singapura Noh Alam Shah yang sekarang milik Singo Edan.
Begitupula barisan belakang Persipura juga memiliki pemain tangguh seperti Bio Paulin, Ricardo Salampesy. Sedangkan Arema memiliki Pierre Njanka dkk.
Sebagai tim calon juara, Singo Edan berusaha keras mencuri poin untuk mengamankan posisi. Sedangkan bagi tim Mutiara Hitam, tentu tak ingin malu di kandang sendiri.
Kapten tim Arema Indonesia, Pierre Njanka dipertandingan sore nanti mengaku memilih untuk bermain aman. Menurutnya hasil imbang di kandang Persipura sudah cukup bagus bagi Arema, meski kemenangan juga sangat diharapkannya.
“Persipura tim bagus, kita mau menang di Jayapura, tapi kita tidak mau paksakan untuk menang. Kita harus bermain sabar seperti yang diintruksikan pelatih. Menghadapi tim sebesar Persipura, kita harus bermain dengan cerdas, kita harus berfikir,” ungkap Njanka, usai latihan kemarin pagi.
Stoper Arema asal Kamerun ini mengakui, Persipura memiliki penyerang yang bagus. Sebut saja Alberto ‘Beto’ Gonzalves, untuk saat ini menjadi striker tersubur di kompetisi Liga Super.
“Untuk itu, kita di lini belakang harus bermain sabar, ya lihat saja nanti. Hasil seri bagi Arema sudah bagus, tapi menang tentu lebih bagus. Harus diakui, Persipura memiliki lini belakang yang bagus, tapi kita tidak mau lihat lini per lini dari Persipura. Tapi secara keseluruhan, Persipura tim bagus, kuncinya kita harus main sabar,” kata Njanka yang juga mantan pemain Persija Jakarta ini.
Njanka pun masih memiliki keyakinan barisan penyerang Arema, khususnya striker Noh Alam Shah mampu menjebol gawang Persipura, minimal satu gol.
“Dan nanti kalau Arema dapat hadiah penalty, biar saya yang akan menendangnya,” sebut Njanka sambil tersenyum.
Sementara itu selain ingin membalas kekalahan 2-1 pada putaran pertama lalu, kubu Persipura kini memiliki motivasi tinggi untuk mengalahkan Arema demi menjaga peluang raih gelar juara Indonesia Super Leagua 2009/2010.
Kapten tim Persipura, Eduard Ivakdalam mengaku, kondisi rekan-rekannya saat ini cukup bagus. Menurut pemain asli Jayapura ini, timnya akan memaksimalkan status sebagai tuan rumah untuk memetik poin penuh, sore ini.
“Tim di peringkat satu dan dua akan bertemu. Kita sebagai tim yang di bawah Arema akan memaksimalkan partai kandang ini untuk bisa mendekati Arema. Karena kita sekarang selelisih 7 poin dengan Arema. Kalau besok kita bisa menang, selisih akan menjadi 4 poin. Saya dan teman-teman sudah sepakat untuk berjuang semaksimal mungkin untuk hasil yang terbaik. Teman-teman punya motivasi tinggi untuk mengalahkan Arema. Apalagi saat Arema memimpin klasemen, dan setiap lawan yang menghadapi pimpinan klasemen pasti memiliki motivasi tinggi,” sambung mantan pemain timnas yang akrab disapa Edu ini.(bua/jon)
