
Sukses menahan imbang Persik Kediri membuat mental pemain Persitara Jakarta Utara melonjak. Bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora 10 Nopember, anak asuh Suimin Diharja ini yakin kesuksesan mengulang sukses di Kediri.
Suimin yang ditemui saat menjajal lapangan, Selasa (13/4/2010) mengakui jika timnya sangat berhasrat untuk meneruskan prestasi di Kediri. Sebab, pasukannya saat ini sedang on fire dan haus kemenangan. Apalagi mereka saat ini juga butuh poin untuk mengangkat posisi dari dasar klasemen.
Selain itu, mereka juga punya misi balas dendam. Sebab saat bermain di kandang putaran pertama lalu, Laskar Si Pitung dipermalukan Persebaya dengan skor 1-2. ''Hasil akhir itu urusan belakangan, yang penting saat ini kita fokus curi poin di Surabaya,'' ucapnya.
Persitara mengakui Persebaya adalah tim yang hebat dan dihuni banyak pemain berkualitas. Selain itu, duet Andi Oddang dan Patricio Morales juga sudah in. Terbukti, saat mengalahkan Pelita Jaya Karawang lalu, kedua pemain ini mencetak masing-masing satu gol. Untuk itu, ia sudah menyiapkan pengawal untuk membatasi pergerakan kedua pemain ini.
Sayang, pada pertandingan besok sore, Persitara dipastikan tidak diperkuat tiga pemainnya, yakni Kim Jong-kyung, Tugihadi dan Caesar Mboma. Kim absen lantaran kartu merah yang ia terima saat adu jotos dengan striker Persik, Saktiawan Sinaga. Sedangkan Tugihadi dan Mbona absen karena akumulasi kartu kuning. ''Kita sudah siapkan penggantinya. Lihat saja, siapa yang siap itu yang turun,'' pungkasnya.
Untuk pertandingan besok sore, Suimin akan memainkan Rivky Deyton sebagai penjaga gawang. Tiga pemain belakangnya adalah, A Marzuki, Ledi Utomo dan Firdaus Ramadhan. Untuk lini tengah, lima pemain yang akan diturunkan adalah, Supriyadi, Suwita Pata, Dedi Mulyadi, Jatmiko dan Tantan. Sedangkan duet di lini depan adalah PK Bello dan Sutikno.
Sementara itu Setelah berhasil menundukkan Pelita Jaya Karawang, Persebaya Surabaya kembali berburu kemenangan saat menjamu Persitara Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010) besok sore. Untuk kedua kalinya, Bajul Ijo diwajibkan mengamankan tiga poin jika masih betah berlaga di ajang Superliga.
Saat ini, posisi Bajul Ijo belum aman. Mengumpulkan 33 poin hasil 28 pertandingan, mereka masih membutuhkan minimal sembilan poin atau tiga
kemenangan jika ingin bertahan di Superliga. Padahal disaat yang sama, mereka harus bersaing dengan Bontang FC, Persisam Samarinda dan Pelita Jaya Karawang.
Selain menjadi pertandingan pamungkas di kandang sendiri, stadion Gelora 1-0 Nopember, tak berlebihan jika pertandingan lawan tim juru kunci Superliga ini menjadi pertandingan hidup mati bagi Persebaya. Sebab, jika mereka imbang atau kalah, maka peluang untuk terjerumus ke jurang degradasi semakin besar.
Apalagi, dalam lima pertandingan tandangnya, Persebaya harus berhadapan dengan tim-tim yang dikenal jago kandang. Setelah melawat ke Persik Kediri, mereka terbang menuju markas Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Puncaknya, mereka geser ke Kaltim untuk bertarung dengan Persisam Samarinda dan Bontang FC.
Pelatih Persebaya, Rudy William Keeltjes, Selasa (13/4/2010) mengatakan, kemenangan menjadi hal multlak yang harus digapai timnya. Meski hal itu
tidak mudah, sebab Persitara baru saja menahan imgang tuan rumah Persik dengan skor 1-1. Bukan tidak mungkin Laskar Si Pitung akan melakukan hal
serupa di Surabaya. "Tak ada jalan lain, kami menang pada pertandingan terakhir lawan Persitara," kata Rudy.
Selain harus berhadapan dengan tim yang sedang on fire, Persebaya juga terganggu dengan kebugaran pemain. Apalagi tenggang waktu pertandingan lawan Persik dengan Pelita Jaya lalu hanya dua hari saja. Otomatis Andi Oddang cs tidak punya banyak waktu untuk mengendurkan otot.
Perjuangan Persebaya semakin berat ketika tiga pemainnya dipastikan absen pada pertandingan besok. Selain dipastikan kehilangan Taufiq karena cedera, dua pilar lainnya, Nugroho Mardiyanto dan Anang Ma'ruf juga tidak main karena akumulasi kartu kuning. Meski begitu, Rudy tak terlalu khawatir, sebab dirinya sudah bisa memainkan Mat Halil dan Juan Marcelo.
Persebaya sedikit diuntungkan, sebab pada pertandingan terkahir di putaran pertama lalu, mereka berhasil mengalahkan Persitara dengan skor 2-1. "Tanpa atau dengan Taufiq, kami tetap akan memaksimalkan lini tengah dan merebut kemenangan," pungkasnya.
Penampilan memukau membuat posisi Syaifudin di bawah mistar tak kan tergantikan. Tiga pemain belakangnya adalah, Taka Uchida, Djayusman Triasdi dan Juan Marcelo. Untuk lini tengah, Persebaya memasang Mat Halil, Supriyono, Lucky Wahyu, Jeon Byung Euk dan John Tarkpor. Duat Andi Oddang dan Pato Morales bakal mengisi posisi striker.
