
Meski Persik Kediri terhambat dengan izin keamanan, Persebaya Surabaya tetap bertolak ke Kota Tahu siang ini untuk melakoni laga Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 lusa (29/4). Cholid Ghoromah, asisten manajer bidang teknik Persebaya, tidak mau timnya dipersalahkan. Sejauh ini, tidak ada pemberitahuan dari Persik bahwa laga home mereka melawan Persebaya terhambat izin dari kepolisian. Kubu Persebaya mendengar persoalan izin tersebut hanya melalui media.
''Meski demikian, kami tetap berasumsi bahwa pertandingan tetap dilakukan di Kediri,'' jelasnya kemarin (26/4). Untuk itu, Cholid mengatakan pentingnya timnya bertolak ke Kediri siang ini. "Kami tidak mau mengambil risiko," jelasnya.
Untuk pertandingan away di wilayah Pulau Jawa, Persebaya punya kebiasaan berangkat dari mes tim pada H-2 pertandingan. Hal tersebut ditentukan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya, recovery pemain, jadwal mencoba lapangan, dan temu teknik yang biasanya dilakukan H-1.
Sementara itu, pelatih Persebaya Surabaya Rudy William Keltjes tetap berkonsentrasi jelang laga melawan Persik. Dia mengatakan, timnya harus meraih angka maksimal agar Persebaya lolos dari jeratan degradasi.
Saat ini Persebaya berada di posisi ke-13 dengan 36 poin. Persebaya bersaing ketat dengan tiga tim di bawahnya. Yakni, Bontang FC, Persik, dan Persisam Samarinda. Selisih Persebaya dengan Bontang FC dan Persik hanya satu poin. Dengan Persisam, Persebaya berselisih dua angka.
''Kami akan berusaha mengambil poin maksimal saat menghadapi Persik,'' tegas Rudy. Skuad Persebaya pun telah berlatih di Gelora 10 Nopember, Surabaya. Latihan selama 45 menit tersebut hanya diisi game ringan dan tembakan jarak jauh.
Gelandang Taufiq telah berlatih dengan kawan-kawannya. Taufiq absen di beberapa pertandingan setelah mengalami cedera hamstring saat melawan PSPS Pekanbaru pada 31 Maret lalu. Wijay juga mulai berlatih. Hanya, gelandang energik John Tarkpor masih absen.
Rudy mengatakan akan terus memantau kondisi Taufiq. Pemain bertinggi 165 cm itu diharapkan bisa turun melawan Persik. Selain Taufiq, Wijay diragukan bisa turun karena cederanya belum sembuh.
Meski demikian, mantan pelatih PSMS Medan tersebut sudah mempersiapkan taktik untuk menghadapi Macan Putih (julukan Persik). Di lini depan, Rudy dipusingkan dengan absennya Patricio "Pato"Morales. Penyerang asal Cile tersebut absen karena masih berstatus pemain pinjaman dari Persik. Regulasi kontrak mengharuskan Persebaya tidak boleh menurunkan Pato saat menghadapi Persik.
Namun, Rudy sudah menyiapkan pengganti Pato. John Tarkpor atau Andik Vermansyah sangat mungkin mendampingi Andi Oddang. Namun, Tarkpor terhalang cedera paha belakangnya yang belum sembuh.
Selain mempersiapkan barisan penyerangnya, Rudy memantapkan sektor belakang. Tujuannya, mengantisipasi pergerakan striker-striker Persik. Rudy menginstruksi anak buahnya untuk menjaga penyerang Persik Yongky Aribowo. Di sisi lain, Rudy bersyukur karena striker Persik Saktiawan Sinaga absen karena akumulasi kartu.
Di lini belakang, kekuatan Persebaya sedikit pincang. Sebab, Djayusman Triasdi harus absen karena akumulasi kartu. (uan/nur/c8/diq)
