Share |

Merasa Berutang Budi, Persiba Dukung Nurdin Halid


Ketua Umum Persiba Balikpapan, Syahrir Taher mendukung Nurdin Halid untuk tetap menduduki jabatannya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) hingga akhir masa jabatannya.

“Kami tetap mendukung Nurdin Halid hingga akhir masa jabatannya,” katanya di Balikpapan, Minggu (11/4).


Kesebelasan Persiba berhutang budi pada Nurdin Halid yang mengupayakan penghapusan sanksi untuk tim ‘Beruang Madu’. Komisi Disiplin telah menjatuhkan sanksi satu kali pertandingan tanpa penonton dan denda sebesar Rp 45 juta.

“Berdasarkan pemeriksaan kembali tidak ditemukan bukti ada tindakan rasisme,” kata Nurdin.
Versi Nurdin, tindakan rasis adalah saat para penonton secara berulang-ulang melontarkan kata kata berbau rasis pada pemain lain. Saat penonton hanya melakukannya sekali saja, menurut dia, belum bisa dianggap sebagai rasis.

Saat menjamu Arema Malang, Persiba dilaporkan pada Komisi Disiplin PSSI karena pendukung mereka dianggap meneriakkan kata kata berbau rasis pada Njanka. Arema merasa keberatan pemainnya diperolok dengan bunyi bunyian seperti monyet.

Komisi Disiplin akhirnya menjatuhkan hukuman satu kali pertandingan tanpa penonton dan denda Rp 45 juta. Namun akhirnya, Nurdin Halid menganulir keputusan ini dengan membebaskan pertandingan Persiba versus Persisam dari ketentuan sanksi Komisi Disiplin.

Share on Google Plus

About 12paz