Share |

Laga Arema vs Persela Dihadiri AFC


Laga kandang Arema berikutnya adalah menghadapi Persela Lamongan, Selasa (4/5) depan. Pertandingan ini harusnya digelar 28 Maret lalu, namun diundur lantaran ada agenda kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kanjuruhan.
Khusus untuk pertandingan lawan Persela ini, utusan dari otoritas sepakbola Asia, Asian Football Confederation (AFC) akan datang ke Malang. Mereka dengan beranggotakan sekitar enam orang datang untuk melakukan assement atau pemeriksaaan.
Pemeriksaan atau penilaian ini, menurut keterangan CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono beberapa waktu lalu, terkait dengan kualitas Liga Indonesia. Khususnya menyangkut profesionalitas sebuah tim dan panpel dalam melaksanakan pertandingan.
“Untuk saat ini kita belum menerima surat resmi dari PT Liga Indonesia perihal kedatangan tim dari AFC, tapi kita merujuk dari surat yang dulu satu paket dengan surat kehadiran presiden,” ungkap manajer media officer Arema, Sudarmaji, kemarin sore.
“Pada dasarnya dalam surat itu berisi soal kehadiran Presiden dan penundaan pertandingan Arema lawan Persela yang rencananya akan dihadiri oleh AFC untuk melakukan assessment,” sambung mantan wartawan yang akrab disapa Darmaji ini.
Pada dasarnya menurut Darmaji, PT Arema Indonesia, khususnya panpel Arema menyambut gembira kedatangan utusan AFC. Pasalnya, Arema sebagai klub professional selalu mengadakan evaluasi dan pembenahan untuk pelaksanaan yang lebih baik.
Untuk serangkaian penilaian oleh AFC yang kabarnya akan menentukan kualitas Liga Indonesia secara keseluruhan tersebut, panpel Arema pun mulai mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan tim penilai dari AFC itu.
Menurut keterangan Joko Driyono beberapa waktu lalu, bakal ada beberapa poin yang menjadi bahan penilaian dari AFC. Selain manajemen tim, infrastruktuk, manajemen panpel, juga menyangkut supporter yang datang ke stadion.
Darmaji pun juga menghimbau pada pertandingan Arema lawan Persela itu, Aremania bisa menunjukkan kualitasnya sebagai supporter terbaik di Indonesia. Khususnya perihal nyanyian di stadion Kanjuruhan, diharapkannya tak menyinggung tim lain.
Pasalnya pada laga Arema di ajang Piala Indonesia, Aremania masih saja menyanyikan lagu yang ‘menyerang’ tim lain. Padahal sudah menjadi aturan, bahwa suporter yang dibina oleh masing-masing klubnya, dilarang untuk menjelekkan suporter tim lain.
Sedangkan pemilihan tim Arema sebagai proyek penilaian dari AFC, menurut Joko Driyono sudah menjadi agenda dari AFC. Kebetulan tim Arema menjadi proyek percontohan untuk tim Liga Super yang dikelola secara professional tanpa dana dari APBD.
Nantinya, para utusan AFC tersebut akan memberikan masukan mengenai penyelenggaraan sebuah pertandingan sesuai standar AFC. Diakui Darmaji, fokus kedatangan AFC, sesuai surat yang diterima menejemen PT Arema Indonesia adalah untuk memberikan masukan kepada Panpel Arema.
Selain itu, pihak AFC ini juga akan memberikan masukan mengenai pengelolaan klub sepakbola professional. Sebelumnya, sejak Arema mendapat nilai terbaik untuk kesiapan sebuah klub professional, tim Singo Edan ini telah ditunjuk oleh BLI sebagai percontohan klub professional di Indonesia.
Sementara itu, dari tim Arema sendiri akan mulai serius melakukan persiapan menghadapi Persela pada hari Jumat besok. Persiapan ini menyangkut taktik dan strategi tim Arema, setelah selama tiga hari pemain Arema melakukan refreshing di Bali. (bua/avi)
Share on Google Plus

About 12paz