
Persipura mengukir sejarah denga menjadi tim Yang Paling MEMALUKAN di ajang LCA 2010.Dalam pertandingan matcday ke 5 mereka dicukur 8-0 oleh tuan rumah jeonbuk motor dengan hasil ini persipura sudanh mengantongi 5 kekalahan dengn statistik memasukan 2 gol dan kemasukan 29 gol dan menjadi tim paling MEMALUKAN diantara tim - tim lain di LCA tahun ini .Mereka seharusnya malu dengan wakil asean lainya wakil dari singapura singapore armed force yang walaupun kalah tetap menunjukan perlawanan bahkan mereka berhasil mengalahkan wakil china henan jiaye 2-1 di matchday ke limanya.
Jacksen seperti dilansir situs resmi AFC mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Dia juga mempertanyakan sikap para pemain-pemainnya di atas lapangan.
"Tentu saja hasil ini sangat membuat saya frustasi," katanya. "Namun saya lebih frustasi melihat sikap pemain-pemain saya di atas lapangan," tambahnya.
Bertarung dalam cuaca yang dingin, Persipura sudah kebobolan tiga
gol di babak pertama. Masing-masing dicetak oleh Enio Oliveira Junior (12'), Sim Wooyeon (30'), dan penalti Lee Dong Gook.
Di babak kedua, Persipura yang sudah masuk kotak justru kebobolan lebih besar lagi. Setidaknya lima gol tambahan kembali bersarang ke gawang juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 itu.
Enio yang telah mengantongi satu gol di babak pertama kembali mencetak gol di menit ke-56. Selanjutnya, Seo Jung Jin menambah keunggulan tuan rumah menjadi 5-0 lewat golnya pada menit ke-59.
Pada menit ke-80, pemain Wooyeon juga menambah koleksi golnya dan merubah skor menjadi 6-0. Semenit kemudian giliran pemain pengganti Lim Sanghyub yang membobol gawang Persipura yang dijaga Ferdiansyah.
"Jika kami bermain seperti ini, kami tidak akan mendapat hasil yang baik bahkan di Liga Indonesia," kata Jacksen.
"Saya tahu kalau cuaca memang dingin dan Jeonbuk punya pemain-pemain berkualitas. Namun kami seharusnya tidak kalah seburuk ini. Sikap para pemain merupakan masalah besar tim kami saat ini," pungkasnya.
Jacksen seperti dilansir situs resmi AFC mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Dia juga mempertanyakan sikap para pemain-pemainnya di atas lapangan.
"Tentu saja hasil ini sangat membuat saya frustasi," katanya. "Namun saya lebih frustasi melihat sikap pemain-pemain saya di atas lapangan," tambahnya.
Bertarung dalam cuaca yang dingin, Persipura sudah kebobolan tiga
gol di babak pertama. Masing-masing dicetak oleh Enio Oliveira Junior (12'), Sim Wooyeon (30'), dan penalti Lee Dong Gook.
Di babak kedua, Persipura yang sudah masuk kotak justru kebobolan lebih besar lagi. Setidaknya lima gol tambahan kembali bersarang ke gawang juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 itu.
Enio yang telah mengantongi satu gol di babak pertama kembali mencetak gol di menit ke-56. Selanjutnya, Seo Jung Jin menambah keunggulan tuan rumah menjadi 5-0 lewat golnya pada menit ke-59.
Pada menit ke-80, pemain Wooyeon juga menambah koleksi golnya dan merubah skor menjadi 6-0. Semenit kemudian giliran pemain pengganti Lim Sanghyub yang membobol gawang Persipura yang dijaga Ferdiansyah.
"Jika kami bermain seperti ini, kami tidak akan mendapat hasil yang baik bahkan di Liga Indonesia," kata Jacksen.
"Saya tahu kalau cuaca memang dingin dan Jeonbuk punya pemain-pemain berkualitas. Namun kami seharusnya tidak kalah seburuk ini. Sikap para pemain merupakan masalah besar tim kami saat ini," pungkasnya.
