Share |

Bontang Fc vs Persijap : Sama - Sam Menghindari Zona Merah


Kubu Bontang FC mulai bangkit dari keterpurukannya pada putaran kedua Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL).

Malam ini di Stadion Mulawarman, mereka akan menjamu Persijap Jepara yang justru sedang melemah setelah tersingkir dari Piala Indonesia dan kalah telak dari Persisam Samarinda di kompetisi ISL.

Kedua tim yang sama-sama bekerja keras untuk menjauhi papan bawah, akan tampil dengan kondisi skuad berbeda. Jika Bontang FC turun dengan kekuatan penuh, maka Persijap masih bergantung komposisi pincang seperti saat dikalahkan Persisam.

’’Kami masih akan menurunkan pemain yang sama seperti laga sebelumnya. Kami hanya membutuhkan tim ini bangkit mentalnya, menemukan kembali semangat bertanding,’’ kata Pelatih Persijap Junaidi, kemarin.

Timnya pagi kemarin mencoba Stadion Mulawarman, dan dalam persiapannya Junaidi akan menerapkan skema 3-5-2.

Kejutan ada di bawah mistar, karena Junaidi akan menempatkan kiper barunya, Khoirul Latief Normawan sebagai starter. Itu karene menurunnnya performa Muhammad Syahbani di bawah mistar, serta masih belum sembuhnya kiper andalannya, Danang Wihatmoko.

’’Saya melihat tidak ada persoalan dengan mental Latief. Dia mungkin akan menjadi salah satu harapan kami pada pertandingan ini,’’ kata Junaidi.

Latif yang juga mahasiswa Unnes Semarang, datang dari klub lokal Kenari Star Kalinyamatan. Jam terbangnya masih jauh dari ideal.

Mengikuti kompetisi sepak bola nasional adalah baru kali ini. Ia tampil saat timnya menang 2-1 atas Deltras Sidoarjo di Piala Indonesia beberapa waktu lalu, dan menjadi kiper pengganti saat kalah 0-5 dari Persijap di arena ISL.

Kerja Keras

Lini pertahanan Persijap sedang goyah karena begitu banyak tertembus serangan lawan hingga kebobolan belasan gol dalam lima pertandingan terakhir.

Paran Latief di bawah mistar akan bergantung pula dengan kinerja para pemain bertahan, yakni Evaldo Silva, Ahmad Mahrus Bahtiar dan Catur Rintang. Tiga bek itu akan menjadi kunci lini belakang.

Sedangkan di tengah, Junaidi memiliki tenaga baru karena Johan Juansyah sudah terbebas dari akumulasi kartu kuning.

Ia akan diandalkan bersama Phaitoon Thiabma. Tetapi hingga kemarin gelandang Donny Siregar masih belum pasti turun karena cedera ringan. Tetapi Junaidi masih punya Bona Simanjuntak dan Ahmad Taufik sebagai alternatif.

Di sayap kanan, Nurul Huda masih diandalkan sedangkan kiri Isdiatono. Duet lini depan akan dipercayakan kepada Pablo Frances dan Eki Nurhakim.

Secara khusus Junaidi meminta Pablo harus kerja keras dan tidak menonjolkan permainan individu karena itu akan berpengaruh buruk.

Junaidi menambahkan, setelah gagal dari Samarinda, pihaknya merasa harus bisa menebus kekalahan besar itu saat di Bontang.

’’Kami akan berusaha pulang tidak dengan tangan hampa, meski itu sangat berat. Tetap kami tidak menutup peluang sebelum pertandingan,’’ katanya.

sementara itu Gelandang Ali Khaddafi dipastikan akan tampil membela Bontang FC saat menjamu Persijap Jepara di ajang Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) di Stadion Mulawarman, malam ini.

Pemain asal Togo itu akan akan makin menguatkan barisan tengah timnya. Saat mengalahkan Persela Lamongan 4-1 di laga sebelumnya, Ali absen karena terkena akumulasi kartu kuning.

Kubu Persijap memandang kehadiran Ali sebagai kekuatan tersendiri. ’’Dia pengatur serangan di timnya. Mobilitasnya juga tinggi,’’ kata Pelatih Persijap Junaidi.

Bontang juga masih mengandalkan semagat terhindar degradasi sebagai pemompa semangat. Kemenangan 4-1 atas Persela menjadi hasil paling fantastis tim tersebut musim ini.Kemenangan itu juga membuat tim besutan Fachri Husaini naik satu tingkat dan kini menduduki peringkat 14 dengan nilai 35.

Poin yang didapat masih belum aman karena Persik Kediri di bawah Bontang FC juga membayangi dengan nilai 35 dan sama-sama melakoni 29 laga. Kedua tim ini hanya mengalami perbedaan selisih gol.

Menghadapi Persijap malam ini akan menjadi momentum Bontang untuk menjaga kebangkitannya. Kehadiran kembali Ali Khaddafi akan melengkapi ekspatriat yang tampil.

Jika di tengah ada Ali dan Kan Kikuchi asal Jepang, maka di belakang Bontang FC memiliki Patricio Jimenez.

Lini depan mereka akan bergantung pada duet Aldo Barreto dan Kenji. Kenji mencetak dua gol, sama dengan Bareto saat mengalahkan Persela 4-1.

Saat berlaga di Jepara pada putaran pertama lalu, Bontang FC sangat sulit dikendalikan. Persijap pun hanya menang 1-0 lewat penalti Evaldo Silva. Usai laga terjadi ketegangan di ruang ganti karena pintu masuk ruang ganti Bontang FC pecah, hingga menyebabkan sebagian pemain Tim Elang Borneo itu dimintai keterangan oleh Kepolisian Resor Jepara.

Posisi Persijap di peringkat 12 klasemen sementara akan disalip Bontang FC jika kalah dalam pertandingan ini.

Selain itu nilainya akan disamai Persisam jika klub ini bisa menang atas Persela pada saat bersamaan.

Persaingan di papan bawah kian ketat, dan masing-masing tim sementara ini masih memburu nilai keramt, 42 untuk bisa terhindar dari zona degradasi.
Share on Google Plus

About 12paz