Kabar mengagetkan beredar dari markas Persiba Balikpapan. Selepas ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya Bontang FC, tim Beruang Madu berencana melepas penyerang asal Chile Julio Lopez. Ada apa?!
J-Lo, sapaan akrabnya, rupanya memendam masalah krusial. Ayahnya di Chile mengidap penyakit kanker tahap akut yang mengancam nyawanya. Sebagai anak yang baik, J-Lo tentu ingin menemani orang tua yang sakit. Dia pun meminta pergi lebih cepat dari Balikpapan. Hanya, sebagai pemain professional, J-Lo masih terikat kontrak dengan Persiba hingga Agustus nanti.
Menyikapi situasi genting ini, pengurus Persiba langsung menggelar rapat setelah pertandingan. Dipimpin Ketua Umum Syahril HM Taher, tampak hadir manajer Jamal Al Rasyid, penasehat tekhnis Daniel Roekito, pelatih Hariyadi, dan jajaran pengurus.
"Ini pertimbangan kemanusiaan. Apalagi yang meminta adalah dia sendiri, jadi bukan kemauan Persiba melepas J-Lo" jelas Syahril. "Yang terpenting sekarang penyelesaian sisa kontrak, sambil mengontak langsung agennya. Tentu Persiba tak bisa membayar full gajinya. Kami menawarkan dia pergi, hanya gajinya dalam 4 bulan terakhir tidak dibayar" lanjut Syahril, yang lalu meminta manajer menegosiasikan tawaran ini kepada J-Lo.
Daniel Roekito berpendapat, sulit menahan pemain yang pikirannya mendua di lapangan. "Pengaruh (tanpa J-Lo) pasti ada, tapi tak signifikan. Yang jelas, percuma kita paksakan bermain tapi tidak memberi konstribusi" begitu saran DR, julukannya. Dengan demikian,derby Kaltim kemarin tampaknya menjadi laga perpisahan J-Lo di Balikpapan.
Performa pemain bernama lengkap Julio Gabriel Lopez Venegas itu memang menurun drastis. Selepas mengoleksi 12 gol pada jeda musim, dia baru menambah 2 gol diputaran kedua sehingga koleksinya menjadi 14 gol. Fisik goal getter yang pada November nanti genap berumur 32 tahun itu juga tak seprima dulu.
Selepas kepergian J-Lo, mau tak mau Persiba memaksimalkan stok striker yang ada. Dipentas Indonesia Super League (ISL), Beruang Madu masih harus melakoni empat laga away beruntun. Persiba yang tergabung di Grup G, malah terlebih dulu melakoni tiga pertandingan grup Piala Indonesia di Samarinda, jum'at ini.
Celakanya, cedera pangkal paha Mohammad Albicho juga kumat dalam derby kemarin. DR bersama Hariyadi tampaknya harus memanfaatkan jasa Sultan Samma dan Johan Yoga Utama sebagai tukang gedor di lini depan dalam sisa musim ini.

