
Pelatih Persebaya, Rudy William Keeltjes mengaku sangat kecewa dengan penampilan pasukannya. Bagaimana tidak, bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora 10 Nopember, Rabu (31/3/2010) sore, Bajul Ijo justru menyerah atas PSPS melalui gol semata wayang Cyril Tchana menit ke-52.
Ditemui wartawan usai pertandingan, Rudy tidak habis pikir mengapa permainan bagus selama latihan tidak nampak pada pertandingan sore tadi. Selain itu, 10 hari persiapan untuk menyambut pertandingan ini buyar karena penampilan buruk yang diperagakan anak buahnya.
''Saya sangat kecewa, anak-anak lembek padahal persiapan bagus. Bisa juga karena anak-anak sulit dengan kondisi lapangan seperti ini. Tapi itu bukan alasan karena mereka sangat kenal dengan lapangan ini,'' aku Rudy.
Rudy sendiri tidak tahu mengapa pemainnya bermain lembek sore ini. Secara fair play, Rudy mengakui jika tim lawan, PSPS bermain lebih baik dan lebih cerdik. Tanpa canggung, mereka memainkan tempo pertandingan. Padahal Persebaya lebih menguasai pertandingan, dan Herman Dzomafo cs hanya mengandalkan serangan balik.
''Kita banyak menekan, tapi mereka bermain efektif. Kita hanya dikalahkan Dzumafo. Ketika dia pegang bola anak-anak kebingungan,'' tutup mantan pelatih PSMS Medan itu. [sya/kun]
