Share |

Psm vs Persik = 5-3 , Pasukan Ramang Terus Menggila


Sukses meraih poin penuh pada pertandingan sebelumnya, tim Juku Eja kembali membuktikan kehandalannya, dengan membuat Persik Kediri bertekuk lutut dengan skor 5-3 dalam pertandingan di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/3).

Kemenangan PSM kali ini membuat posisinya makin kuat di papan tengah, dengan poin 31 dari 25 pertandingan, masing-masing 8 kali menang, 7 kali seri dan 10 kali kalah. Gawang Persik yang dijaga oleh Wahyudi berturut-turut dibobol oleh anak asuhan Tumpak Sihite. Gol dimulai oleh Heru Nerly pada menit ke-21 setelah mendapat umpan dari Osvaldo Moreno.

Hanya tiga menit berselang, striker asal Korea Park Jung Hwan menambah gol, setelah mendapat sodoran umpan panjang dari Joe Ki Hwan, saat itu Park mampu mengelabui kiper Persik.

Heru membuat Persik semakin jauh tertinggal, setelah menambah gol pada menit ke-43, sehingga posisi skor menjadi 3-0. Gol ini berawal dari umpan Moreno untuk Park dari sisi kira, tetapi kena tiang dan saat itu dengan sigap Heru mencoba menembak ke gawang Wahyudi.

Setelah kebobolan tiga Gol, akhirnya Wahyudi digantikan oleh Herman. Hanya saja pergantian kiper ini tidak cukup menolong Persik, lagi-lagi PSM berhasil menambah angka pada menit ke-60 melalui Moreno, setelah mendapat umpan dari Park.

Pada menit ke-63, Persik berhasil mencuri satu poin melalui kaki Zhang Sao, lini belakang PSM agak lengah. Hanya dua menit berselang, Mekan Nasirou kembali berhasil membobol gawang Samsidar, setelah mendapat umpan dari Zhang. Sehingga posisi skor menjadi 4-2.

Tim tuan rumah yang mulai terkejar, tidak tinggal diam, melalui kaki Diva Tarkas pada menit ke-66, PSM menambah poin. Diva mendapat umpan dari Moreno, dengan menggunakan kaki kiri diolah ringan ke sisi kanan gawang.

Permainan Persik mulai bangkit, setelah mendapat gempuran serangan dari tim tuan rumah. Pada menit , ke-74, Zhang kembali mencuri angka dari sektor kanan. Gol aksi individu dari Yongki Ariwibowo tidak mampu dicekal oleh Handi Hamzah.

Kapten PSM, Syamsul Haeruddin yang baru dimankan pada babak kedua, menggantikan Fandi edi, dinilai membawa petaka. Permainan PSM dilini belakang kendor. Heru yang tadinya berada dilini tengah terpaksa ditarik ke belakang. Pada babak kedua, PSM banyak diserang dari sayap kanan.

Malam ini, dua pemain PSM mendapat hadiah kartu kuning yakni Heru karena menendang dada Mekan Nasirou, dan Fandi Edi.

Mantan pelatih yang juga pemain PSM, Syamsuddin Umar mengatakan kemenangan sebelumnya, secara psikologi memotivasi PSM untuk kembali meraih poin penuh. Malam ini terlihat percaya diri anak-anak PSM cukup tinggi, karena berada diatas angin. Pola permaian disajikan dengan variatif, dimana tidak monoton membangun serangan dari lini depan atau tengah saja, tetapi juga dari lini belakang.

Aksi-aksi Samsidar juga cukup membuat lawannya panik. Syamsuddin menilai duet Park dan Moreno malam ini sudah mulai terlihat padu, dimana Park mampu membuka daerah, yang mampu diimbangi dengan baik oleh Moreno. Keduanya mampu melahirkan variasi-variasi serangan yang sulit terbaca oleh lawan.

Menurutnya, pelatih harus memiliki banyak variasi, karena setelah tim-tim lawan melihat permainan Park bagus, sehingga mereka bisa fokus menjaganya. Ini harus bisa dimanfaatkan oleh Moreno untuk membongkar pertahanan lawan.

Syamsuddin menambahkan, tadi saat permainan PSM mulai kendor, harusnya pelatih mengganti Shin H Joon dengan Dewa agar pergerakan bola kembali bagus.

ARDIANSYAH
Share on Google Plus

About 12paz