
"Kami tidak akan meremehkan Persikota. Tapi, kami punya tekad besar untuk memenangkan pertandingan itu," tegas striker PSIS Miro Baldo Bento optimistis.
Ya, di laga tandang lawan tim berjuluk Bayi Ajaib di Stadion Benteng Selasa (9/3) lusa, Laskar Mahesa Jenar akan tampil habis-habisan untuk meraih poin penuh. Tiga poin itu sangat penting untuk memperbesar peluang tim kebanggaan warga Kota Semarang melangkah ke babak delapan besar.
Dilihat dari klasemen sementara, Persikota berada di urutan 10 dengan nilai 13 dari tiga menang, empat seri, dan tujuh kalah. Sedangkan anak-anak Semarang berada di peringkat lima dengan nilai 22 dari enam menang, empat seri, dan lima kalah. Meski ada di papan bawah, Persikota dinilai tidak mudah dikalahkan di pertandingan kandang.
"Satu poin yang didapat saat lawan PPSM lalu membuat kami semakin percaya diri dan termotivasi. Kondisi tim jadi lebih solid saat menghadapi Persikota nanti," tambah Bento.
Rencananya Senin (8/3) pagi rombongan PSIS akan bertolak ke Tangerang. Pelatih Hanafing akan membawa 17 pemain, termasuk Denny Rumba yang akan menyusul rombongan pada sore harinya. Mantan pemain PSIS Yunior itu baru saja melangsungkan pernikahan pada Minggu (7/3).
Manajer Tim Setyo Agung Nugroho mengakui peringkat PSIS memang lebih baik daripada Persikota. Namun, itu justru harus membuat tim besutan Hanafing waspada. Mengingat tim berjuluk Bayi Ajaib ini bakal main all out untuk keluar dari zona degradasi.
Apalagi mereka baru kalah telak lawan Persiba Bantul. Itu akan menjadikan tuan rumah termotivasi dan berusaha bangkit dari keterpurukan. "Kebangkitan Persikota itulah yang wajib diwaspadai pemain. Mereka tidak boleh meremehkan tuan rumah yang saat ini berada di papan bawah," ujar Agung.
Agung mengingatkan Cristiano Lopes dan kawan-kawan berpikir positif di laga tersebut. Mereka tidak usah berpikir soal nonteknis atau dikerjai wasit. Tapi Lopes cs harus konsentrasi penuh, fight, dan jaga emosi agar mampu mengembangkan permainan dan mampu memanfaatkan peluang menjadi gol.
"Main maksimal saja. Jangan mikir yang macam-macam, termasuk kekhawatiran dikerjai wasit," kata ayah Bulan dan Bintang itu.
Di laga tersebut Mahesa Jenar tidak akan diperkuat Imral Usman. Pemain yang akrab disapa Korea itu terkena akumulasi kartu kuning. Beruntung, Lopes sudah bisa dimainkan setelah pada laga sebelumnya lawan PPSM Magelang absen karena akumulasi kartu kuning. Absennya Imral dinilai tidak akan mengurangi daya dobrak pasukan Hanafing.
"PSIS tidak tergantung pada satu pemain saja. Kami mengandalkan kolektivitas. Tidak masalah Imral absen. Masih ada pemain pengganti yang kemampuannya bisa diandalkan," tandas Agung.
