
Kompetisi Divisi Utama telah selesai. Dan, PSIS dipastikan gagal kembali ke Superliga. Mengingat tim kebanggaan warga Semarang ini hanya finish di peringkat keenam. Kegagalan tersebut jadi pelajaran tersendiri bagi pengurus. Musim depan, mereka harus mempersiapkan diri lebih baik lagi dalam membentuk tim.
Dari melihat penampilan pemain musim ini, sebagian besar tidak layak dipertahankan untuk musim depan. Meski dari segi teknik bagus, namun mental dan motivasi bertanding mereka kurang bagus. Bahkan, 'fighting spirit' mereka sangat lemah. Kalaupun ada pemain yang layak dipertahankan di urutan pertama adalah Imral Usman. Setelah itu, Heri Susilo dan Eko Pujianto. Selain itu beberapa pemain lokal asal Semarang pun juga layak dipertimbangkan.
"Dari penilaian kami, raport Imral selama kompetisi bagus. Dia layak dipertahankan karena kontribusi dan loyalitasnya terhadap tim sangat besar. Beberapa pemain lokal Semarang juga patut dipertimbangkan. Ya bisa dibilang 50 persen layak dipertahankan," kata asisten pelatih M Dofir.
Selama membela Mahesa Jenar, Imral bermain konsisten. 'Fighting spirit'-nya pun sangat tinggi di setiap pertandingan. Pemain yang akrab disapa Korea ini sudah menyumbangkan enam gol kepada tim kebanggaan warga Semarang ini. Sementara itu, Heri dan Eko juga memberi kontribusi besar terhadap tim. Penampilannya lugas dan disiplin dalam menjaga tembok pertahanan.
