
Nasib pemain baru Persebaya Surabaya asal Korea Selatan (Korsel) Jeon Byung-euk belum juga menemui titik terang. Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar pun berinisiatif mendorong PSSI untuk berupaya keras agar izin bagi mantan pemain Super Reds Singapura tersebut bisa turun.
Saleh ingin Jeon sudah bisa dimainkan ketika Green Force (julukan Persebaya) dijamu PSM Makassar pada 14 Maret mendatang. "Kami akan mendorong PSSI agar juga mengupayakan pemain kami bisa disahkan sebelum 14 Maret," tegas Saleh kemarin (7/3).
Dia mengakui bahwa kunci turunnya izin bagi pemain Negeri Ginseng tersebut tidak berada di tangan PSSI, tapi di FIFA. Meski demikian, pria yang juga politikus itu meyakini, upaya PSSI melalui pengiriman surat untuk meminta kelonggaran kepada FIFA akan membuahkan hasil.
"Apalagi, dalam kasus ini bukan hanya Persebaya yang bisa dirugikan. Tim-tim lain juga punya pemain yang belum disahkan. Bahkan, ada satu tim yang sampai tiga pemain," terangnya.
Di pihak lain, Jony Tukan, staf PT Liga Indonesia (PT LI) yang mengurusi transfer pemain, menyatakan bahwa sejauh ini cukup banyak pemain baru yang belum disahkan. Itu tak lepas dari belum terbitnya international transfer certificate (ITC) para pemain anyar tersebut.
Menurut Jony, hal itu tak lepas dari transfer matching system (TMS) yang diberlakukan FIFA mulai tahun ini. FIFA menutup sesi transfer window melalui TMS pada 15 Februari. Sementara PT LI justru memberikan waktu kepada tim ISL hingga 28 Februari. Hal tersebut mengakibatkan pemain yang sistem transfernya sudah melewati TMS dan diurus setelah 15 Februari terancam tidak bisa disahkan.
Di sisi lain, Jony menerangkan bahwa data pemain baru yang dipampang di situs resmi PT LI bukan merupakan hasil akhir. Data itu, imbuh dia, adalah laporan dari agen pemain yang sengaja dikirim untuk mengejar batas akhir pendaftaran pemain pada 28 Februari lalu.
Maka, dia menegaskan bahwa kejanggalan dalam daftar pemain baru Persebaya dan Persik Kediri bukan kesalahan pihaknya. Seperti diberitakan sebelumnya, tercantum nama Jeon Byung-euk dalam daftar pemain baru Macan Putih, julukan Persik. Padahal, Jeon sudah beberapa hari berlatih di Persebaya. Bahkan, pelatih Persebaya Rudy William Keltjes secara terbuka menyatakan ketertarikannya terhadap Jeon.
Dalam daftar pemain baru Persebaya, justru ada nama Bu Young-tae, striker yang tidak jadi berlabuh di Green Force. Manajemen Persebaya sebelumnya memang menyatakan akan melihat kemampuan pemain Daejeon Citizen, kontestan K-League (Liga Korsel), tersebut. Tapi, agenda itu dibatalkan gara-gara Young tidak kunjung bergabung dalam latihan Green Force. (uan/diq)
