
Kepolisian Resor Kota Kediri melarang Jakmania memberikan dukungan kepada Persija dalam laga melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu (31/3). Alasannya, polisi khawatir terjadi kerusuhan antar suporter meski Jakmania dan Persikmania tidak pernah bermusuhan.
Kepala kepolisian Resort Kota Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Rastra Gunawan mengatakan larangan Jakmania datang ke Kediri ini sudah disampaikan kepada manajemen Persija sejak beberapa waktu lalu. Karena itu polisi memastikan tidak akan ada satupun Jakmania yang berada di Stadion Brawijaya dalam pertandingan besok. “Kita sudah larang Jakmania kesini,” kata Rastra, Selasa, Rabu (30/3).
Alasan pelarangan itu sendiri menurut Rastra adalah kondisi Stadion Brawijaya yang tidak sesuai standar Badan Liga Indonesia. Kondisi tersebut dinilai bisa memicu resiko keselamatan suporter. Selain itu tingkat kerawanan suporter dimungkinkan masih terjadi meski selama ini Jakmania dan Persikmania tidak pernah terlibat perseteruan.
Asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief mengaku bisa menerima sikap kepolisian tersebut. Dia berjanji akan tetap bermain maksimal meski tanpa dukungan Jakmania sama sekali. “Kita akan tetap bermain bagus,” katanya. HARI TRI WASONO
