
PSPS Pekanbaru berhasil mengukir sejarah dengan mengalahkan Persebaya tiga kali beruntun. Hebatnya, kemenangan terakhir terjadi di kandang buaya, stadion Gelora 10 Nopember saat keduanya bertemu, Rabu (31/3/2010) sore hari ini.
Kemenangan pertama PSPS terjadi saat babak delapan besar Divisi Utama tahun lalu. Saat itu Bajul Ijo menyerah dengan skor telak 5-1. Belum genap satu tahun, tim berjuluk Asykar Bertuah ini kembali mempermalukan Bajul Ijo dengan skor 4-1 di kandang mereka, stadion Rumbai.
Kemenangan terakhir terjadi sore ini. Gol semata wayang, Cyril Tchana menit ke-52 cukup membuat Persebaya malu di depan ribuan pendukung setianya. Lalu apa resep PSPS bisa mengalahkan Persebaya tiga kali beruntun. Pelatih Abdurrahman Gurning menjawab.
''Anak-anak bermain ngotot, disiplin dengan posisi dan tenang, kuncinya disitu,'' kata Gurning.
Dua kali mengalahkan tim kuat, Persib Bandung dan Sriwijaya FC juga menjadi modal berharga Herman Dzumafo ketika bertandang ke Surabaya. ''Luar biasa kita bisa menang di kandang mereka. Selama ini kita selalu menang di luar, tapi hari ini kita buktikan bahwa bisa menang di kandang Persebaya,'' jelasnya.
Kemenangan ini membuat PSPS naik satu strip di peringkat keenam menggusur Persema Malang dengan 38 poin hasil dari 26 pertandingan.[sya/ted]
