Share |

Arema Laporkan Persema dan Persib ke Komisi Disiplin


Arema Indonesia melaporkan Asisten Pelatih Kiper Persema Malang Hendrik Subagyo dan Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung ke Komisi Disiplin PSSI. Laporan dikirim pada Senin (15/3).

Hendrik diduga memukul striker andalan Arema asal Singapura, Noh Alam Shah alias Along. Aksi pemukulkan terjadi saat babak pertama derby kedua tim sekota itu di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (9/3), usai. Duel ini akhirnya dimenangkan Arema dengan skor 3-1.

Sekretaris Yayasan merangkap Manajer Arema Indonesia Mudjiono Mudjito mengatakan laporan sudah dikirim ke Komisi Disiplin pada Senin kemarin. Laporan tertulis itu disertai dengan rekaman video. “Dasar kami melaporkan dia sangat kuat. Dalam rekaman video terlihat dia (Hendrik Subagyo) bertindak kasar kepada Along,” kata Mudjiono, Rabu (17/3).

Hendrik diduga hendak mengarahkan pukulan ke leher Alam Shah. Dalam video juga terekam masuknya salah seorang suporter tanpa atribut—entah Aremania (pendukung Arema) atau Ngalamania (pendukung Persema—ke lapangan setelah Alam Shah bersitegang pemain tengah Persema asal Australia, Robbie Gaspar, seusai pertandingan babak pertama.

Suporter itu diamankan polisi karena tindak-tanduknya mengarah ke bentuk provokasi yang membuat puluhan ribu Aremania yang menguasai Stadion Gajayana meradang dan melakukan pelemparan ke lapangan. Masuknya sang suporter dan aksi pemukulan oleh Hendrik menjadi fokus pelaporan ke Komisi Disiplin, dengan harapan laporan Arema ditindaklanjuti.

Sedangkan Persib Bandung dilaporkan karena panitia pelaksana pertandingan tak bisa mencegah masuknya ratusan pendukung tim tuan rumah hingga ke sintelbaan dan bahkan sampai mendekati bench pemain cadangan Arema saat berlangsungnya pertandingan di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (14/3).

Melubernya penonton sempat diprotes Pelatih Robert Alberts karena dianggap menganggu konsentrasi para pemainnya. Bahkan, Arema sempat mengancam menolak meneruskan pertandingan jika tak ada jaminan keamanan dari panitia pelaksana pertandingan tuan rumah.
Hendrik sendiri menyangkal memukul Alam Shah. Ia berdalih justru hendak melerai percecokan antara Alam Shah dengan Robbie Gaspar. Hendrik mengaku persis berada di antara Alam Shah dan Robbie. Ia memegangi Gaspar agar tak sampai memukul Alam Shah. Karena itu, ia menilai salah laporan Arema ke Komisi Disiplin.

“Saya tak menyentuhnya sedikit pun, apalagi sampai memukulnya. Saya yakin Komisi Disiplin dapat menilai kasus itu dengan bijak dan adil,” kata Hendrik. Abdi Purmono
Share on Google Plus

About 12paz