Share |

Psm Coret Oscar , Heru Nerly Gabung


Pupus sudah harapan Oscar Aravena untuk dapat memperkuat PSM Makassar di putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009/2010 ini. Dia dipastikan tidak mendapat izin dari Badan Liga Indonesia (BLI) karena tidak memenuhi syarat bermain di LSI. Manajemen PSM pun sudah mendapat konfirmasi dari BLI, Jumat (12/2), yang menyatakan Oscar tidak bersyarat bermain di Indonesia musim ini. Dan BLI tetap tidak akan mengesahkannya. Demikian dijelaskan Juru Bicara Manajemen PSM, Nurmal Idrus, kemarin sore.
"Sudah tidak ada harapan bagi Oscar (untuk main di PSM). Terpaksa dia akan kita pulangkan," ujar Nurmal terkait masa depan striker yang pada musim 2003/2004 menjadi top skor Liga Indonesia IX itu.
Rencananya, kata Nurmal, Sabtu (13/2) hari ini manajemen akan memanggil Oscar untuk membicarakan pemutusan kontraknya dengan PSM. Manajemen berharap strike asal Chile itu memahami dan menerima keputusan manajemen.
"Kami yakin Oscar bisa menerima keputusan pemutusan kontrak ini. Manajemen sudah berupaya maksimal dan telah mencoba berbagai cara memperjuangkannya bisa tetap di PSM. Tetapi, BLI tetap pada keputusannya, menolak dia (Oscar) bermain di Indonesia," tambah Nurmal.
Sesuai regulasi BLI, semua pemain asing yang sudah empat tahun main di Indonesia harus keluar dan bermain di negara lain selama semusim jika ingin kembali lagi. Regulasi lainnya, jika ingin main kembali di Indonesia maka pemain asing harus bermain 80 persen dalam semusim.
Dan Oscar tidak mampu memenuhi ketentuan tersebut. Karena itu, lembaga yang dipimpin Joko Driyono itu tidak mengizinkannya untuk bermain di Indonesia karena belum cukup semusim atau 80 persen bermain di kompetisi negara lain, sebelum kembali ke Indonesia.
Dengan diputusnya kontrak Oscar, dipastikan ia tak bisa main lawan Persema. Karena itu, Osvaldo masih akan menjadi andalan PSM menggempur pertahanan tim lawan. Ia akan mendapat dukungan dari lini tengah yang diisi Shin Hyunjoon, Aditya Dewa, Diva, Luis Pena, dan Syamsul.
Sejalan dengan diputusnya kontrak Oscar Aravena, tidak membuat manajemen PSM serta merta merekrut pemain asing lain sebagai penggantinya. Sebaliknya, dua striker yang ikut seleksi William Moreno Texiera (Brasil) dan Mariano Oscar Sorrentino (Argentina) juga dipulangkan.
"Semula ada rencana mempersiapkan William sebagai pengganti Oscar karena pemain ini siap dimainkan. Persoalan administrasinya di BLI tidak ada masalah. Tetapi setelah melihat kemampuannya yang biasa-biasa saja, manajemen memutuskan tidak akan merekrutnya," kata Nurmal.
Sementara itu Masa depan Heru Nerly di PSM Makassar masih belum jelas. Manajemen tim belum mengeluarkan keputusan apa-apa terhadap mantan gelandang Timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Persija ini. Salah satu masalah adalah posisi Heru yang sama persis dengan posisi kapten tim Syamsul Bahri Haeruddin. Pertimbangannya, jika PSM merekrut pemain berdarah Ambon ini, maka isi bangku cadangan bakal semakin banyak.
Apalagi PSM juga memiliki Asri Akbar dan Risnandar. Keduanya menjadi pelapis posisi Syamsul jika suatu saat harus absen memperkuat PSM.
"Kita belum memutuskan nasib Heru. Kita masih mempertimbangkan beberapa hal. Salah satunya bahwa posisi Heru sama dengan Syamsul sehingga cukup mubasir kalau dia direkrut. Kita masih menimbang-nimbang," ujar Juru Bicara Manajemen PSM, Nurmal Idrus, Jumat (12/2) sore.
Heru didatangkan oleh agen pemain yang bernaung di bawah bendera PT Bomber Sport Management, Muh Ali. Heru mulai bergabung dan mengikuti seleksi PSM pada Senin (8/2) lalu dan sampai uji coba lapangan, Jumat (12/2) kemarin juga turut serta.
Agen Ali Bomber mengirim tiga pemainnya untuk mengikuti seleksi PSM. Dua pemainnya, Simon Kujiro (striker) dan Mayona Antop (striker) telah dikontrak dan malah telah dimainkan saat PSM bentrok dengan Arema Indonesia, Rabu (10/2) lalu.(mam/rif)
Share on Google Plus

About 12paz