Share |

Philips Periksa Lampu Stadion Mandala


Laga Home Persipura tinggal empat hari lagi, Stadion Mandala sudah nyaris selesai dikerjakan. Untuk itu kemarin PT Philips salah satu perusahaan yang ditunjuk PT Liga Indonesia (PT LI) mengecek langsung lampu di Stadion Mandala.
Pengecekan lampu di Stadion Mandala akan berlangsung selama lebih kurang 3 hari, dan dimulai kemarin. Jika dalam laporan mereka lampu Stadion Mandala sudah mencapai 1200 lux maka, main malam pun bisa digelar di stadion kebanggan rakyat Papua ini.
Ir Subari dari PT Philips Jakarta mengatakan pihaknya berkunjung ke Mandala untuk mendeteksi lampu yang ada di empat tower. Secara sepintas dia mengatakan lampu di Mandala sudah tak ada masalah.
“Saya nilai untuk lampu tidak ada masalah, setelah saya cek, instalasinya sangat baik dibanding Stadion Sempaja Samarinda,”ungkap Ir.Subari dari PT Philips kemarin.
Dikatakan dalam satu tower saja terdapat 36 lampu Philips. Dimana 1 lampu memiliki kapasitas 2000 Watt, sementara di Stadion Mandala memiliki 4 tower, jika dikalikan dengan jumlah lampu yang jumlah 36 buah, maka jumlahnya lampu seluruhnya untuk 4 tower mencapai 144 lampu.
“Saya pikir jika semua menyala maka akan mencapai 1.200 Lux, jadi tidak ada masalah soal penerangan, pengalaman saya selama memantau kondisi penerangan di sejumlah stadion, lampu di Mandala cukup bagus, kini tinggal kekuatan dari PLN Jayapura apakah mampu untuk menerangi saat pertandingan,”jelasnya.
Sekretaris Panpel Persipura Fachrudin Pasolo mengatakan pihaknya optimis Stadion Mandala sudah selesai digarap sebelum pelaksanaan kompetisi ISL putaran II.. Soal fasilitas di stadion Mandala, menurutnya sudah tak lagi ada masalah.
“Saya pikir yang menyangkut tentang fasilitas umum seperti lampu, rumput dan tribun penonton serta ruang ganti pemain sudah tidak ada masalah, mungkin ada fasilitas lain yang belum selesai, akan dikerjakan per tahap, jadi saya optimis pertandingan tetap digelar sesuai dengan jadwal,”katanya tadi malam.
Menyoal tudingan bahwa Panpel Persipura memaksakan kehendak agar Persipura dapat memainkan laga home di Mandala dibantah keras oleh Fachrudin. Menurutnya Panpel tidak memaksakan kehendak namun hal ini berdasarkan keinginan dan desakan dari berbagai elemen Persipuramania dan masyarakat di seluruh Tanah Papua. Tak hanya itu DPRP Papua juga menginginkan laga home dapat dimainkan di Mandala. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar Persipura dapat bermain di Mandala,” tukasnya. Jadi tidak ada istilah Panpel memaksakan kehendak secara sepihak agar menggelar pertandingan di Stadion Mandala,” terangnya.
“Jika ada yang pikir fasilitas akan dirusak oleh penonton saat nonton partai Persipura, saya pikir itu pikiran yang keliru, kita berikan kepercayaan saja kepada masyarakat Papua, mereka juga pasti mengerti dan akan menjaga stadion barunya tersebut, jangan dulu berpikir yang negativ,”tambahnya.
Sementara itu, direktur kompetisi Joko Driyono salut dengan persiapan yang telah dilakukan Persipura untuk menggelar home di Mandala. “Saya pikir ini luar biasa, stdaionnya mulai berbenah, rumputnya saya kira paling baik. Jadi kami apreciate atas usaha keras dari Persipura dan pihak-pihak terkait,” terngnya kepada Cenderawasih Pos belum lama ini. (cak/wen) (scorpions)
Share on Google Plus

About 12paz