
Persema Malang, dengan kekuatan penuh akan menantang tuan rumah Persiba Balikpapan, Rabu (10/2/2010) sore. Untuk mengalahkan Persiba dikandangnya bukanlah hal muda. Mengingat tim 'Beruang Madu' berada di peringkat 2 klasemen putaran satu dengan nilai 30 dari 17 kali pertandingan.
Persiba dikenal mempunyai pertahanan yang bagus dan serangan yang cepat. Terlebih pemain bertahan yang mempunyai postur baik dan tinggi, Mijo Dadic bisa bermain setelah hukuman akumulasi kartu sudah berakhir.
"Pertandingan ini memang tidak seperti saat kami menang 2-1 di Stadion Gajayana (27/2/2010) lalu. Saat itu lini pertahanan Persiba minus Mijo," kata Subangkit, Rabu(10/2/2010).
Namun gaya permainan Mijo sudah terbaca oleh Subangkit ketika tim asal Balikpapan ini melawan 'adik Persema', Arema di stadion kanjuruhan tiga hari sebelum laga. "Saya sudah mengerti gaya bermain Mijo, saya kira kami bisa menyikapinya," tegasnya.
Tidak kalah pentingnya, barisan serang Persiba yang dihuni oleh Julio Lopez dan�� Ferry Ariawan. Ini terbukti ketika bermain di Gajayanan, kedua pemain tersebut dengan kecepatan dan skil yang baik mampu menebar ancaman beberapa kali di lini pertahanan Laskar Ken Arok. Aksi mereka bahkan membuahkan satu gol sehingga permainan Persema sempat oleng beberapa saat.
Subangkit kemungkinan akan menerapkan skema 4-5-1 atau 3-5-2 ini tergantung dari situasi yang ada. Selama ini dalam latihan di Malang dua pola tersebut selalu diasa dan diujikan. "Dua pola ini sangat cocok untuk bermain tandang. Anak-anak sudah menguasai. Dan kami kini tidak lagi kebingungan dengan lini pertahanan kami sebab kami telah menambah mesin kami dengan seorang stoper asal Korsel Park Chul Hyung," paparnya.
Saat ini celah yang dimiliki oleh Persema salah satunya adalah dengan absennya Eddy Gunawan, akibat akumulasi kartu kuning. Eddy adalah� winger kanan yang nantinya akan berhadapan dengan M. Kamri, sang pemain kiri 'termungil' di Persema yang sering membuat gol ke gawang lawan.
"Poin satu (seri) bagi kami sudahlah cukup untuk bermain di Balikpapan, tim ini cukup lengkap namun kami telah punya modal, yaitu pernah mengalahkannya pada putaran pertama," tutur Subangkit.(mad/eda)
