
Sriwijaya FC terpaksa belanja pemain lebih awal di transfer window II Indonesia Super League (ISL) II. Jika kontestan lainnya baru bisa berburu pemain setelah putaran pertama usai, tidak untuk tim berjuluk Laskar Wong Kito. Mereka harus belanja pemain mulai sekarang.
Kebijakan khusus yang diberikan PT Liga Indonesia atau Liga kepada jawara Piala Indonesia dua kali itu tak lepas dari statusnya sebagai kontestan Liga Champions Asia (LCA) atau AFC Cup. Dalam peraturan AFC, Sriwijaya FC (SFC) harus melakukan pendaftaran pemain dan ofisial ke induk organisasi sepak bola Asia pada 30 Desember. Praktis, untuk mencari pemain main di level Asia, SFC hanya memiliki waktu kurang dari sebulan.
”Selain pemain dan ofisial, mereka juga harus mendaftarkan media, marketing, dan panpel yang sudah ikut workshop. Kalau tidak, fail. Tapi, mungkin registrasi pemain yang membuat tim keteteran karena waktunya relatif pendek. Karena itulah kami berikan dispensasi dalam mencari pemain dengan waktu lebih cepat dan lebih lama dari kontestan lainnya,” terang CEO Liga Joko Driyono di kantornya kemarin (7/12).
Dan, Liga memberikan perlakuan khusus dalam mencari pemain mulai sekarang hingga akhir Maret. Dispensasi ini juga berlaku untuk dua tim yang memeriahkan gawenya AFC, Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Sementara tim ISL lainnya hanya diberi waktu berburu pemain sejak putaran I berakhir pada 27 Januari hingga 14
Februari.
Namun, Untuk pemain yang didaftarkan ke AFC, adalah pemain yang sebelumnya sudah disahkan Liga. Jika SFC atau Persipura dan Persiwa menambah pemain untuk ikuti gawenya AFC, pemain tersebut hanya bisa main di ISL mulai putaran II digeber.
Charis Yulianto dkk sendiri baru akan memastikan langkah main di AFC Cup atau LCA pada 30 atau 31 Januari. Babak playoff pertama itu harus dijalani SFC untuk bisa main di LCA. Jika menang, tim asuhan Rahmad Darmawan ini masih harus lakoni laga playoff kedua yang bakal digeber pada 6 Februari. ”Jika menang lagi, mereka main di LCA. Tapi jika di playoff perdana kalah, maka SFC langsung main di AFC Cup dan jadwalnya menyesuaikan,” terang Joko.
Untuk menyesuaikan jadwal di putaran II ISL II dengan even AFC, kemarin Joko memanggil perwakilan dari tiga klub itu ngobrol di Liga. Dari Sriwijaya diwakili Asisten Manajer Jamaluddin, Asisten Manajer Persipura Anthon Imbenai mewakili Persipura, sementara Asisten Pelatih Joko Susilo mewakili Persiwa.
Dikatakan Joko, tiga tim yang akan bermain pertandingan di level Asia memiliki jadwal padat di putaran II nanti. Nah, untuk mengakomodasi waktu recovery yang memadai, Joko akan memberikan waktu istirahat mulai tiga hingga 7 hari dari laga satu ke laga lainnya. Jatah recovery itu berlaku bagi setiap tim untuk persiapan laga tandang maupun kandang di liga domestik atau Asia. ”Waktu ini sudah ideal. Recovery ini agar dimanfaatkan betul oleh klub. Mereka harus bisa menyiasati padatnya jadwal di tiga even, ISL, Piala Indonesia, dan LCA atau AFC Cup,” ujarnya. (kmd)
