Share |

Persik vs Persiba : Sama - Sama Rapuh


Dua kesebelasan yang akan bertanding, Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri (Persik) dan Persiba Balikpapan dalam ajang Liga Super Indonesia di Stadion Brawijaya, Minggu (13/12) sama-sama pincang.

Pelatih Persik Kediri Gusnul Yakin, Sabtu, mengemukakan terdapat beberapa pemainnya yang tidak dapat diturunkan, baik karena akumulasi kartu kuning maupun cedera.

"Kami terpaksa menggunakan pemain cadangan, karena ada beberapa yang tidak dapat diturunkan, baik karena akumulasi kartu kuning maupun cedera," katanya saat latihan di Kediri.

Ia mengungkapkan, beberapa nama yang dipastikan tidak dapat bermain, antara lain dua pemain depannya, Saktiawan Sinaga dan Patricio Morales. Keduanya tidak dapat diturunkan lantaran akumulasi kartu kuning.

Selain itu, beberapa pemain lainnya adalah Mahyadi Panggabean, Gunawan, seta Harianto yang mengalami cedera berat.

Gusnul mengaku, pihaknya harus berupaya dengan keras, lantaran beberapa pemain unggulnya banyak yang absen. Untuk pertandingan kali ini, pihaknya akan berupaya dan optimistis untuk dapat menang di kandang sendiri.

"Walaupun ada yang cedera, kami memastikan kondisi anak-anak tetap baik," katanya.

Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan Daniele Rukito mengatakan, pihaknya harus menurunkan beberapa pemain cadangan, lantaran terdapat beberapa pemain yang absen.

Beberapa lini, baik depan, tengah maupun belakang juga keropos. Ia menyebut, beberapa pemain yang absen itu, antara lain Mijo Dadic yang merupakan kapten, dan Muhammadan, lantaran akumulasi kartu kuning.

Selain itu, beberapa pemain lainnya, antara lain Anam Syahrul, Hendro Siswanto, serta Johan Yoga Utama. Ketiganya mengalami cedera baik pertandingan maupun latihan.

"Kami tidak dapat berharap banyak dengan hal ini. Jika mampu memasukkan poin satu saja, itu sudah bagus. Namun, harapan kami tetap poin penuh," kata Daniel mengungkapkan.

Sementara ituDemi menghindari penurunan kondisi fisik pemain, Persiba Balikpapan lebih memilih istirahat lebih lama sebelum menghadapi Persik Kediri sore ini di laga lanjutan Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Kemarin pemain mendapat jatah pemulihan kondisi dan hanya melakukan aktivitas di penginapan. Hari ini skuad Beruang Madu baru menjajal rumput Stadion Brawijaya.

Menurut Pelatih Kepala Persiba, Hariyadi, anak asuhnya masih terlalu lelah setelah pertandingan melawan Pelita Jaya (9/12) serta menempuh perjalanan jauh Balikpapan-Kediri. Hal inilah yang membuat Mijo Dadic mendapat jatah pemulihan kondisi lebih panjang. Selain itu, alasan pemulihan kondisi juga bukan hanya demi pertandingan besok sore, tapi mengantisipasi kemungkinan fisik pemain drop karena pada bulan Desember ini Persiba menjalani jadwal padat.

Sebelum pertandingan melawan Pelita Jaya, Persiba sudah terlebih dahulu menjajal Persitara (5/12) dan harus menghadapi Persik Kediri (13/12), Persijap Jepara (20/12) dan Persela Lamongan (23/12). "Kami harus memikirkan kondisi fisik pemain, karena jadwal padat di bulan Desember ini," ucap Hariyadi. Namun hal ini dikatakan pelatih yang juga mendapat sokongan taktik dari Daniel Roekito bukan lantaran calon lawan saat ini sedang pincang.

Maklum Macan Putih saat ini sedang dilanda krisis pemain setelah absennya Saktiawan Sinaga, Mahyadi Panggabean, Gunawan dan Patricio Morales. "Bukan itu masalahnya.Kami tidak peduli dengan calon lawan. Kalau kekuatan mereka melemah, itu bagus buat kita. Sekarang kami hanya fokus pada persiapan tim sendiri," ujar Hariyadi.

Tapi dari informasi tersebut, Hariyadi juga menyempilkan senyum karena target mencuri poin di kandang Juara Ligina 2006 tersebut semakin mudah. Mengganti poin yang dicuri Persitara membuatnya menatap laga besok, termasuk dengan menurunnya kemampuan musuh, akan mendekatai realita. "Kami memang kecolongan waktu itu. Sebisa mungkin kami harus menggantinya saat tandang," ujarnya.

Demi mewujudkan ambisinya tersebut, Hariyadi tidak akan melakukan perombakan formasi termasuk para penggawa di lapangan dengan apa yang ia lakukan 4 hari lalu. Mengusung formasi menyerang 3- 5-2, ia juga tidak kesulitan menentukan starting eleven. Meski saat ini dia harus kehilangan Muhammadan karena akumulasi kartu, kondisi Hendro Siswanto dan Anam Syahrul yang sebelumnya dikhawatirkan tidak bisa merumput, saat ini sudah menunjukkan titik terang.

Hendro dengan perban di kepala bagian kiri megaku sudah tidak merasakan pusing. "Hanya nunggu lukanya kering saja," ucap pemain termuda di skuad Beruang Madu tersebut. Sementara Anam Syahrul yang pada pertandingan terakhirnya baru masuk di babak kedua, mengatakan siap jika harus diturunkan sejak menit awal. "Alhamdulillah, sudah normal," ujar mantan pemain Persijap Jepara ini.(*/obi/kpnn)

Share on Google Plus

About 12paz