Share |

Pengembalian Panjar Miranda Dicicil , Sanchez Diberi Waktu Tiga Bulan


Agensi Sanchezgoal Management akhirnya bersedia mengembalikan uang senilai Rp 250 juta. Hanya saja pengembalian uang panjar kontrak pemain asing asal Paraguay Edgar Miranda tersebut tidak dilakukan sekaligus, melainkan dicicil.

Manajer PSM, Kadir Halid, mengatakan bahwa pihaknya telah bersepakat dengan bos perusahaan penyuplai pemain asing itu, Nelson Leon Sanchez. "Masalah ini sudah clear. Sanchez sudah datang ke Makassar dan dia bilang mau kembalikan," ujar Kadir, Kamis, 5 November.

Kadir menambahkan, pembayaran dilakukan bertahap selama tiga bulan. "Tidak masalah. Yang penting uang itu kembali. Setelah dibayar, uang tersebut akan dimasukkan ke kas klub," jelas Kadir yang mengaku sedang berada di Jakarta.

Sayangnya, saat dikonfirmasi, Sanchez tak memberi keterangan apapun. Panggilan yang ditujukan ke ponselnya tak dijawab. Pesan singkat yang dikirimkan juga tak dibalas. Namun sebelumnya, Sanchez memang sempat mengeluarkan pernyataan siap mengembalikan uang tersebut.

Seperti diketahui, uang Rp 250 juta tersebut sedianya dibayarkan sebagai panjar untuk kontrak Miranda. Belakangan, PSM membatalkan kontrak tersebut karena menilai kualitas Miranda di bawah standar. Akhirnya, PSM mengontrak Hendry Nyobi, bek asal Kamerun yang bernaung di agensi lain.

Masalah muncul karena terjadi tarik-ulur soal uang tersebut. Sanchezgoal Management sempat bersikukuh berhak atas uang itu. Alasannya, PSM tidak mengambil pengganti Miranda dari mereka. Padahal, ada klausul kontrak yang mengatakan jika pemain bisa diganti, asal dari agensi yang sama.

PSM bahkan sempat berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke PSSI, PT Liga Indonesia, dan kepolisian. Namun dengan selesainya persoalan ini, rencana tersebut otomatis dibatalkan. "Buat apa dipermasalahkan lagi kalau Sanchez sudah beritikad baik," kata Kadir. (zul)
Share on Google Plus

About 12paz