Share |

Inilah Kekurangan Sepak bola Indonesia di Mata AFC


Selain menyebut sepakbola Indonesia memiliki kelebihan, AFC juga membeberkan kekurangan yang terjadi di sepakbola Indonesia. Apakah itu?

Sebelumnya diberitakan bahwa AFC membentuk tim khusus untuk memverifikasi 11 negara, termasuk Indonesia. Mereka sedang dalam proses pemeriksaan kesiapan klub (dari segi stadion) lalu akan dibawa ke rapat komite eksekutif AFC tanggal 21-23 November untuk menentukan apakah kompetisi 11 negara itu lolos ke Liga Champions Asia (LCA).

AFC menyebut sepakbola Indonesia memiliki dua kelebihan, namun mereka juga menyebut kekurangan yang ada di sepakbola Indonesia. Kekurangan lebih banyak dibaning kelebihan di mata AFC.

Kekurangan sepakbola Indonesia di mata AFC adalah:

1. Fasilitas stadion: Indonesia punya banyak stadion, tetapi hanya sedikit stadion yang memiliki fasilitas kelas A.
2. Banyak stadion tidak punya lampu, dan tidak ada kursi bernomor untuk penonton (individual seat). Masalah ini sudah diskusikan AFC dengan pengelola stadion dan pasti akan diperbaiki ke depannya.
3. Masih kurang bagusnya panitia pelaksana, terutama jika klub bermain di level internasional karena diragukan bisa menghandle suporter dan media yang begitu antusias.
4. Manajemen klub: masalah finansial, badan hukum, dan sebagainya masih harus diperbaiki.
5. Youth development system belum fokus pada kelompok usia muda, seperti U-14 atau U-16.

“Lapangan kelas A hanya ada tiga, tetapi satu lapangan dipakai dua tim. Saya belum bisa memberitahukannya sekarang," ujar Suzuki Tokuaki, perwakilan dari AFC.

“Kami akan adakan workshop untuk memberikan penjelasan lebih lanjut apa yang harus dilengkapi dan ketentuan-ketentuan lain untuk mengikuti LCA.”

Lantas, bagaimana peluang Indonesia untuk tampil di Liga Champions Asia? Suzuki mengaku tidak bisa memberi jawaban saat ini karena hasil verifikasi akan dibawa ke sidang komite eksekutif bulan depan.

“Kami tidak bisa memutuskan, kami akan memeriksa dan akan disampaikan ke sidang komite eksekutif di bulan November. Tetapi saya melihat hal-hal baik selama di Indonesia," tukasnya.
Share on Google Plus

About 12paz